Ayatalkitabharian Instagram Photos and Videos

Loading...


ayatalkitabharian Ayat Alkitab Harian @ayatalkitabharian mentions
Followers: 33,491
Following: 2
Total Comments: 0
Total Likes: 0

Paulus memberikan nasihat ini kepada rekan kerjanya, Timotius, yang juga adalah seorang muda. ...
Media Removed
Paulus memberikan nasihat ini kepada rekan kerjanya, Timotius, yang juga adalah seorang muda. Seringkali, orang pada umumnya melihat rendah kepada kita yang masih muda. Tetapi Paulus menasihatkan Timotius kebalikannya. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Paulus memanggil Timotius untuk menjadi contoh ... Paulus memberikan nasihat ini kepada rekan kerjanya, Timotius, yang juga adalah seorang muda. Seringkali, orang pada umumnya melihat rendah kepada kita yang masih muda. Tetapi Paulus menasihatkan Timotius kebalikannya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Paulus memanggil Timotius untuk menjadi contoh bagi “orang-orang percaya.” Bukan hanya menjadi contoh bagi orang di luar gereja, tetapi kita juga dipanggil untuk menjadi contoh bagi mereka yang di dalam gereja. Lebih mudah rasanya menjadi contoh untuk orang-orang yang jarang bertemu dengan kita. Tetapi untuk menjadi contoh bagi orang-orang gereja yang sudah melihat kita dari kecil? Hmm, kita perlu bantuan Tuhan bukan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Paulus di sini memanggil kita semua, orang muda, untuk menjadi contoh dalam seluruh aspek kehidupan—perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Dengan kata lain, semua ini bisa dicapai walaupun kita masih muda. Jangan kita merasa malu dan rendah diri karena kita masih muda. Alkitab justru memanggil kita yang masih muda untuk menjadi contoh.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Menjadi contoh untuk siapa? Ayat ini berkata “orang-orang percaya.” Ini juga berarti termasuk semua kategori umur orang percaya, yang sudah sangat tua maupun yang masih muda. Kita sebagai orang muda dipanggil untuk menjadi contoh bagi semua orang.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bagaimana kita sudah menjalani kehidupan kita sehari-hari? Apakah kita sudah menjadi contoh bagi mereka yang ada di sekitar kita? Apakah perkataan kita sudah mencerminkan Yesus? Kasih kita? Kesucian kita? Biarlah kita sebagai orang muda dapat hidup sesuai dengan panggilan yang Tuhan punya bagi kita.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#RenunganPagi #OrangMuda #SaatTeduh #SateOrangMuda #AyatAlkitabHarian
Read more
Loading...
Pernah kamu diselingkuhi oleh pasanganmu? Sudah menjalin hubungan sejak lama, banyak kenangan ...
Media Removed
Pernah kamu diselingkuhi oleh pasanganmu? Sudah menjalin hubungan sejak lama, banyak kenangan bersama, tapi kandas di depan mata. Berat ya menghadapapi kenyataan seperti ini. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Tapi adakah yang pernah mengalami, dimana pasangan yang sudah selingkuh itu mau berbalik kepada ... Pernah kamu diselingkuhi oleh pasanganmu? Sudah menjalin hubungan sejak lama, banyak kenangan bersama, tapi kandas di depan mata. Berat ya menghadapapi kenyataan seperti ini.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tapi adakah yang pernah mengalami, dimana pasangan yang sudah selingkuh itu mau berbalik kepada kamu? Setelah menyatakan penyesalannya, ia mau berbalik lagi kepadamu. Hmm... apa mau kamu terima orang ini? Banyak pertimbangan, bukan? Karena itu mungkin sudah menimbulkan masalah di kedua pihak keluarga, dan lainnya. Repot juga ya? Itu sebabnya, setialah dengan pasanganmu. Satu saja cukup kok.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bagaimana kamu yang sudah menyeleweng dari Tuhan, dan kamu mau berbalik kepadanya? Ketika seseorang yang sudah menyeleweng dari Tuhan tapi berkata, "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami", mereka akan diterima kembali oleh Tuhan (Hos 14:3). Lalu Tuhan berkata, "Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon." (Hos 14:5-8). ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kalau kamu pernah diselingkuhi, terus memutuskan untuk melanjutkan hubungan kembali. Apakah kamu mempertanyakan, “Apakah kasihnya itu kasih sejati? Puji Tuhan, kalau kamu kembali kepada Tuhan, Ia akan mengasihi kamu dengan kasihNya yang sejati. Ia akan menaungi, menjaga, mengaomi, dan memelihara kamu. Betapa indah gambaran kasihNya yang Alkitab berikan!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #KasihTuhan #KasihSejati #Cinta #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen
Read more
Seberapa sering kamu melibatkan Tuhan dalam hidupmu? Terkadang kalau kita sudah mahir dalam hal ...
Media Removed
Seberapa sering kamu melibatkan Tuhan dalam hidupmu? Terkadang kalau kita sudah mahir dalam hal tertentu, kita suka jadi lupa melibatkan Tuhan. Dulu ketika admin baru belajar nyetir mobil dan motor, admin sungguh-sungguh berdoa minta perlindungan Tuhan. Eh, ketika sudah lancar nyetir, ... Seberapa sering kamu melibatkan Tuhan dalam hidupmu? Terkadang kalau kita sudah mahir dalam hal tertentu, kita suka jadi lupa melibatkan Tuhan. Dulu ketika admin baru belajar nyetir mobil dan motor, admin sungguh-sungguh berdoa minta perlindungan Tuhan. Eh, ketika sudah lancar nyetir, sering lupa minta perlindungan Tuhan. Pernah alami hal yang sama?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bangsa Israel juga mengalami hal yang sama. Mereka sudah tidak melibatkan Tuhan dalam membuat keputusan mereka. Alkitab berkata, "Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan." (Hos 8:4). Ketika bangsa Israel tidak melibatkan Tuhan dalam membuat keputusan, mereka memilih sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendakNya. Karena "Israel telah melupakan Pembuatnya" (Hos 8:14). Apa kamu pernah juga membuat keputusan yang salah karena kamu tidak melibatkan Tuhan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Melibatkan Tuhan itu sangat penting dalam hidup kita. Karena Ia "adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa." (Wah 1:8). Hal ini sangat penting terutama ketika kita harus memutuskan sesuatu yang pengaruhnya jauh ke depan atau ke sesama manusia. Seperti, memilih jurusan kuliah, memilih sekolah untuk anak, memilih pasangan hidup, dll.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Setiap kali ada harus memutuskan sesuatu coba tanyakanlah ini:
1. Apakah ini sesuai dengan firman Tuhan?
2. Apakah ini akan memuliakan Tuhan? Atau malah memuliakan diri sendiri?
3. Apakah ini maksud Tuhan?
4. Apakah ini akan berpengaruh baik kepada sesama saya?
5. Apakah ini akan menjadi batu sandungan bagi orang lain?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Mari kita belajar untuk melibatkan Tuhan dalam membuat keputusan-keputusan dalam hidup kita. Amin.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Bagi kalian yang punya pasangan, apakah kamu mengasihi pasanganmu dengan sepenuh hatimu? Atau ...
Media Removed
Bagi kalian yang punya pasangan, apakah kamu mengasihi pasanganmu dengan sepenuh hatimu? Atau kamu hanya mengasihinya sebatas formalitas? Apa kamu bilang "I love you" hanya karena kebiasaan/formalitas? Hmmm... kadang-kadang cintamu itu bisa hanya jadi kebiasaan/formalitas. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Inilah ... Bagi kalian yang punya pasangan, apakah kamu mengasihi pasanganmu dengan sepenuh hatimu? Atau kamu hanya mengasihinya sebatas formalitas? Apa kamu bilang "I love you" hanya karena kebiasaan/formalitas? Hmmm... kadang-kadang cintamu itu bisa hanya jadi kebiasaan/formalitas.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Inilah yang sering terjadi dengan hubungan kita dengan Tuhan. Hubungan kita dengan Tuhan bisa hanya menjadi suatu hubungan formalitas. Kita ke gereja, ikut acara pelayanan, kasih persembahan, tapi sehari-hari hati kita jauh daripadaNya. Keseharian kita penuh dengan keduniawian.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tapi, apa yang sebenarnya Tuhan mau? Hos 6:6, "Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran." Mikha 6:8, "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" Itulah sebabnya Yesus berkata, "Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku." (Mat 15:8). Tuhan itu mau hatimu. Ia tidak mau kasih yang hanya penuh dengan formalitas. Tapi kasih yang tulus dari hatimu kepada Tuhan.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Apakah kamu "menyukai pengenalan akan Allah"? (Hos 6:6). Kalau kamu mengasihi seseorang, tentunya kamu mau meluangkan waktu lebih banyak bersama dengannya. Dan kamu juga mau mengenal orang itu lebih jauh, bukan? Sama juga dengan Tuhan. Kenallah Tuhan lebih dalam lagi!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Memang cinta itu juga komitmen bukan hanya perasaan. Kadang perasaan tidak menggebu-gebu seperti pertama kali jatuh cinta. Tapi, komitmen itulah yang tetap mengikat suatu hubungan.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Apakah hubungan kamu dengan Tuhan itu sekedar formalitas? Atau benar-benar dari hatimu?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Halo teman-teman AyatAlkitabHarian. Selagi kita membahas kitab Hosea, apakah kamu sudah sempat ...
Media Removed
Halo teman-teman AyatAlkitabHarian. Selagi kita membahas kitab Hosea, apakah kamu sudah sempat mulai mempelajarinya? Yuk, mulai mempelajari kitab ini. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Maaf kami menggunakan illustrasi orang tua cukup banyak. Karena apa yang orang tua lakukan bagi kita semua, menggambarkan ... Halo teman-teman AyatAlkitabHarian. Selagi kita membahas kitab Hosea, apakah kamu sudah sempat mulai mempelajarinya? Yuk, mulai mempelajari kitab ini.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Maaf kami menggunakan illustrasi orang tua cukup banyak. Karena apa yang orang tua lakukan bagi kita semua, menggambarkan bagaimana Tuhan bekerja di hidup kita.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Janganlah bersukacita jika orang tuamu berkata, "Ya sudah terserah kamu saja. Mama dan papa sudah tidak peduli lagi." Terkadang anak muda senang kebebasan tanpa aturan orang tua. Tetapi, sangatlah sedih jika orang tua sudah menyatakan ketidakpedulian mereka lagi.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam Hosea pasal 4, Tuhan berkata, "Efraim bersekutu dengan berhala-berhala, biarkanlah dia!" (Hos 4:17). Kalau Tuhan sudah berkata seperti ini, ini hal yang serius. Karena Tuhan itu akan melakukan segala macam cara untuk membawa kamu kembali kepadaNya. Bahkan Ia akan menggunakan usaha yang lebih lagi kalau kita jauh daripada Tuhan. "Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya" (Luk 13:8). Inilah kasih kemurahan Tuhan.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ketika seorang laki-laki sedang mengejar seorang perempuan, dan ia berkata, "Saya tidak akan menyerah sampai saya dapat dia." Pernah alami ini? Buat kalian yang jomblo-jomblo, nih... Bayangkan, Tuhan itu selalu rindu mengejar kamu dan Ia tidak mudah menyerah. Bertahun-tahun Ia berusaha, janganlah kamu tolak terus. Bagaimana perasaan Tuhan ini? Ia memiliki kasih yang kekal buat kamu. Kamu itu adalah anak-anakNya. Janganlah sampai Tuhan berkata, “Biarkanlah dia!"
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Itu sebabnya Raja Daud berdoa, "Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!" (Maz 51:13). Biarlah ini menjadi doa masing-masing kita. Amin.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Hati-hati! Ini belum tentu berasal dari Tuhan! ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Rasanya kita semua bisa setuju bahwa ...
Media Removed
Hati-hati! Ini belum tentu berasal dari Tuhan! ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Rasanya kita semua bisa setuju bahwa kita hidup di akhir zaman. Banyak musibah dan bencana yang terjadi di mana-mana yang merupakah kegenapan dari apa yang Yesus katakan (Mat. 24:6–7). Yesus juga mengingatkan bahwa akan ada mesias-mesias ... Hati-hati! Ini belum tentu berasal dari Tuhan!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Rasanya kita semua bisa setuju bahwa kita hidup di akhir zaman. Banyak musibah dan bencana yang terjadi di mana-mana yang merupakah kegenapan dari apa yang Yesus katakan (Mat. 24:6–7). Yesus juga mengingatkan bahwa akan ada mesias-mesias palsu yang akan bermunculan. Perhatikan ayat berikut, "Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.” (Mat. 24:24).
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dikatakan bahwa mereka akan mengadakan MUJIZAT-MUJIZAT juga. Jika Yesus melakukan mujizat ketika hidupNya di dunia ini, mesias-mesias PALSU juga akan melakukan mujizat di akhir zaman! Apakah ada ayat lain yang berbicara mengenai ini?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ya! Wah. 13:13 berkata, "Dan ia (binatang dari dalam bumi, Wah. 13:1) mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.” Ayat ini memberikan kita petunjuk yang lebih mengenai mujizat ini. Dikatakan bahwa ia akan menurunkan api dari langit! Apa arti api dalam Alkitab?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Api dalam Alkitab adalah lambang Roh Kudus. Kita bisa lihat ini dari Kis. 2, tepatnya di ayat 13 yang mengatakan bahwa Roh Kudus turun ke atas murid-murid seperti “nyala api.” Dengan kata lain, di akhir zaman mesias-mesias palsu akan seolah-olah membuat mujizat dengan mencurahkan Roh Kudus!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Berhati-hatilah teman-teman. Jangan mau tertipu oleh curahan Roh Kudus palsu. Penipuan ini akan begitu mirip dengan yang asli sehingga akan sulit bagi kita untuk membedakannya. Jadi apa yang harus kita lakukan? 1 Tes. 5:21, "Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” Jangan mudah percaya, tetapi ujilah segala sesuatunya. Sehingga dengan bantuan Tuhan, kita akan dituntun kepada kebenaranNya. Tuhan memberkati.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #AjaranPalsu #AkhirZaman #YesusDatang #Kiamat #PenipuanDiZamanAkhir #Alkitab #KebenaranAlkitab
Read more
Loading...
Hosea pasal 4 dimulai dengan deskripsi kekacauan yang terjadi di antara bangsa Israel. Dimana ...
Media Removed
Hosea pasal 4 dimulai dengan deskripsi kekacauan yang terjadi di antara bangsa Israel. Dimana kondisi yang dipenuhi dengan "mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah." (Hosea 4:2). Coba kamu hidup dilingkungan ... Hosea pasal 4 dimulai dengan deskripsi kekacauan yang terjadi di antara bangsa Israel. Dimana kondisi yang dipenuhi dengan "mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah." (Hosea 4:2). Coba kamu hidup dilingkungan seperti itu. Apakah kamu akan merasa aman dan tentram? Tidak, bukan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Hmmm... apa yang jadi masalah di sini ya? Mengapa bangsa Israel bisa jadi seperti itu? Alkitab berkata, "sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih, dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini...Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu...karena engkau melupakan pengajaran Allahmu..." (Hosea 4:1, 6). Masalah yang ada di sini adalah absennya pengenalan akan Tuhan. Pengenalan kita akan Allah itu sangat fatal dan penting. Tanpa ini, hasilnya adalah kekacauan. Dan yang menarik dari ayat ini, bangsa Israel lah yang "menolak pengenalan itu...melupakan pengajaran Allahmu."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Admin pernah mengalami ini. Bertumbuh di keluarga Kristen, tapi mengalami banyak kekacauan atau ketidakharmonisan dalam keluarga. Karena kami menolak atau melupakan pengenalan akan Allah. Keluarga kami tidak menjadi Tuhan dan firmanNya sebagai pusat dari keluarga kami. Tapi puji Tuhan, setelah Kristus masuk dalam keluarga, keluarga kami pun berubah. Kita mulai mengenal Tuhan melalui pembelajaran Alkitab bersama dengan keluarga. Dan hasilnya adalah keluarga yang penuh kasih, harmonis, dan damai.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bagaimana dengan hidupmu secara pribadi? Bagaimana hidup keluargamu? Apakah penuh kekacauan atau masalah? Luangkanlah waktu untuk mengenal Tuhan Allah kita lebih dalam lagi. Dan jangan menolak pengenalan akan Dia. Maka hidupmu akan dipenuhi oleh kasih, keharmonisan dan damai!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Iman adalah sebuah topik besar di dalam Alkitab. Berkali-kali Yesus dan penulis Alkitab lainnya ...
Media Removed
Iman adalah sebuah topik besar di dalam Alkitab. Berkali-kali Yesus dan penulis Alkitab lainnya berbicara mengenai iman. Pagi ini, kita akan melihat iman lebih dalam. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Di renungan-renungan sebelumnya, kami pernah membahas bahwa iman adalah mempercayai apa yang Alkitab ... Iman adalah sebuah topik besar di dalam Alkitab. Berkali-kali Yesus dan penulis Alkitab lainnya berbicara mengenai iman. Pagi ini, kita akan melihat iman lebih dalam.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Di renungan-renungan sebelumnya, kami pernah membahas bahwa iman adalah mempercayai apa yang Alkitab katakan. Konsep ini ditulis oleh Paulus di Roma 10:17, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” Iman yang Alkitabiah adalah iman yang bersumber dari firman Tuhan—bukan kata pendeta ataupun pemimpin gereja lainnya. Iman itu bersandar kepada Alkitab dan perkataan Tuhan SAJA.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Menariknya, Yesus berbicara mengenai sebuah generasi (angkatan) yang “faithless” atau tidak beriman (percaya) di Mat. 17:17, "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu?”
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Mengapa Yesus berkata seperti ini? Apa cerita dibaliknya?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Mat. 17:14–21 bercerita mengenai seorang anak yang kerasukan Setan. Ayah dari anak ini sudah meminta tolong kepada murid-murid Yesus untuk menyembuhkan dia, tetapi mereka tidak bisa melakukannya. Lalu di saat itulah Yesus berkata bahwa mereka adalah angkatan yang tidak beriman.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ini intinya: Mereka tidak bisa mengusir roh jahat karena mereka kurang beriman. Mat. 17:20, "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, —maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.” Tapi sayangnya, kita juga belum memiliki iman kepada firman Tuhan yang kuat.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Percayakah teman-teman bahwa Tuhan itu lebih besar dari Setan? Ya! Mengapa kita percaya demikian? Karena Alkitab telah mengatakannya, "Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba.” (Wah. 12:11).
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Maukah teman-teman berusaha mencari firman Tuhan untuk setiap masalah sehingga iman kita bisa berakar kuat dalam firmanNya?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Loading...
Di dalam kitab Hosea, Tuhan menggambarkan ketidaksetiaan bangsa Israel seperti seorang laki-laki ...
Media Removed
Di dalam kitab Hosea, Tuhan menggambarkan ketidaksetiaan bangsa Israel seperti seorang laki-laki yang menikahi pelacur/perempuan sundal. Kita sudah bahas ini juga di renungan sebelumnya. Nah, sekarang kita mau coba lihat lebih dalam Hosea 2 dan 3. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Inilah ayat yang kita ... Di dalam kitab Hosea, Tuhan menggambarkan ketidaksetiaan bangsa Israel seperti seorang laki-laki yang menikahi pelacur/perempuan sundal. Kita sudah bahas ini juga di renungan sebelumnya. Nah, sekarang kita mau coba lihat lebih dalam Hosea 2 dan 3. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Inilah ayat yang kita akan lihat: Hos 2:6, "Dia (Gomer—perempuan sundal) akan mengejar para kekasihnya, tetapi tidak akan mencapai mereka; dia akan mencari mereka, tetapi tidak bertemu dengan mereka. Maka dia akan berkata: Aku akan pulang kembali kepada suamiku yang pertama, sebab waktu itu aku lebih berbahagia dari pada sekarang."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Gambaran yang kita dapat di sini adalah seseorang perempuan sundal yang masih berusaha mengejar laki-laki lain, tapi pada akhirnya bertemu "jalan buntu." Setelah bertemu "jalan buntu", barulah ia akan berkata "Aku akan pulang kembali kepada suamiku yang pertama."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Apa aplikasinya buat kita? Mungkin kita sudah melupakan Tuhan dan "menyeleweng" dengan hal-hal lain. Dalam kemurahan dan kasih karuniaNya, Ia membiarkan kita mengalami itu hingga kita bertemu "jalan buntu." Setelah itu barulah kita sadar bahwa Tuhanlah yang patut kita sembah dan percaya. Perumpamaan di Hosea 2 dan 3 ini, mirip sekali dengan perumpamaan anak yang hilang di Lukas 15.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Hos 3:1, "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain." Ini perintah Tuhan kepada Nabi Hosea. Inilah yang menunjukan kasih Tuhan sesungguhnya! Ia masih memberi kesempatan kepada mereka untuk berbalik kepadaNya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kita tidak perlu menyeleweng jauh dari Tuhan terlebih dahulu supaya kita bertobat. Jangan sampai ketemu "jalan buntu", baru kamu berbalik kepada Tuhan. Tapi kalau kamu sudah bertemu "jalan buntu", bertobatlah, karena Tuhan masih mengasihimu!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Ilustrasi yang Tuhan sering pakai untuk menggambarkan hubungan Tuhan dengan umatNya adalah seperti ...
Media Removed
Ilustrasi yang Tuhan sering pakai untuk menggambarkan hubungan Tuhan dengan umatNya adalah seperti pasangan suami istri (Ef 5:22-33). Perumpamaan digunakan untuk membuat kita mengerti dengan jelas apa yang Tuhan maksudkan. Di dalam kitab Hosea, Tuhan menggunakan illustrasi ini. ⠀⠀⠀⠀⠀ Kita ... Ilustrasi yang Tuhan sering pakai untuk menggambarkan hubungan Tuhan dengan umatNya adalah seperti pasangan suami istri (Ef 5:22-33). Perumpamaan digunakan untuk membuat kita mengerti dengan jelas apa yang Tuhan maksudkan. Di dalam kitab Hosea, Tuhan menggunakan illustrasi ini.
⠀⠀⠀⠀⠀
Kita bahas direnungan sebelumnya, bagaimana Tuhan menyuruh Nabi Hosea untuk menikahi seorang sundal/pelacur (Hosea 1:2). Tuhan menggunakan ini supaya bangsa Israel dan suku Yehuda bisa benar-benar mengerti apa yang mereka lakukan kepada Tuhan. Mereka sudah menyimpang dari Tuhan dan menyembah tuhan yang lain. Ini disebut perzinahan rohani.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam Hosea pasal 1, Nabi Hosea menikahi Gomer. Dan mereka punya beberapa anak: Yizreel, Lo-Ruhama, Lo-Ami. Lo-Ruhama itu artinya "sebab Aku tidak akan menyayangi lagi kaum Israel, dan sama sekali tidak akan mengampuni mereka." (Hos 1:6). Lo-Ami artinya "sebab kamu ini bukanlah umat-Ku dan Aku ini bukanlah Allahmu." (Hos 1:9). Sedih juga jika seseorang diberi nama yang artinya demikian, bukan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Anak itu melambangkan hasil dari hubungan sebuah pasangan. Ini menggambarkan bahwa ada konsekuensi dari hubungan perzinahan rohani yang harus ditanggung. Dan karena seseorang melupakan Tuhan dan menyembah tuhan yang lain, efeknya bisa ke generasi selanjutnya. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kalau kamu sekarang tidak setia kepada Tuhan atau melupakan Tuhan dari hidupmu, lalu kamu menikah dan punya anak. Kamu akan meneruskan ketidaksetiaanmu kepada Tuhan kepada generasi selanjutnya. Atau ketidaksetiaanmu juga bisa menyebar kepada orang-orang sekitarmu.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dari Nabi Hosea, Tuhan mau mengajak kita untuk kembali setia kepadaNya. Kalau kita pernah tidak setia, ini janji Tuhan, "Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: 'Kamu ini bukanlah umat-Ku,' akan dikatakan kepada mereka: 'Anak-anak Allah yang hidup.'" (Hos 1:10).
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Pernahkah kamu bertanya kepada orang tuamu, ketika mereka menyuruh kamu melakukan sesuatu? Contohnya, ...
Media Removed
Pernahkah kamu bertanya kepada orang tuamu, ketika mereka menyuruh kamu melakukan sesuatu? Contohnya, ketika admin masih kecil, admin itu pemalu. Orang tua admin ingin sekali mengajarkan admin untuk menjadi orang yang ramah kepada setiap orang. Jadi, suatu kali Ayah admin membawa ... Pernahkah kamu bertanya kepada orang tuamu, ketika mereka menyuruh kamu melakukan sesuatu? Contohnya, ketika admin masih kecil, admin itu pemalu. Orang tua admin ingin sekali mengajarkan admin untuk menjadi orang yang ramah kepada setiap orang. Jadi, suatu kali Ayah admin membawa satu kotak pensil baru dan memberikannya kepada admin. "Nak, kamu salami semua orang di gereja dan kasih mereka pensil, ya." ujar Ayah. Di dalam hati, saya bertanya-tanya, "Mengapa saya harus melakukan ini?"
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pernahkah kamu mempertanyakan perintah dari orang tuamu juga? Mungkin dalam satu waktu, kamu pernah. Tapi, yang dicemaskan itu adalah ketika kebiasaan ini kita bawa juga di dalam hubungan kita dengan Tuhan. Pernahkah kamu baca satu ayat Alkitab, lalu kamu bertanya-tanya, "Mengapa ada perintah ini?" Mungkin ketika kamu baca Matius 5:44, "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." Kamu bisa saja bertanya-tanya kepada Tuhan, "Kenapa saya harus mengasihi musuh saya? Kan dia udah berbuat jahat kepada saya." Untuk ini, mari kita lihat pengalaman dari Nabi Hosea.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tuhan berkata kepada Nabi Hosea, "Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN" (Hosea 1:2). Wow, Tuhan menyuruh Nabi Hosea untuk menikah dengan seorang pelacur? Kalau kamu ada di posisi Nabi Hosea, apakah kamu akan bertanya-tanya kepada Tuhan? "Apa ini ga salah ya, Tuhan?" Tapi, apa yang dilakukan Nabi Hosea? Ia pergi dan menikahi seorang pelacur (Hosea 1:3).
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Hosea menaruh perintah Tuhan lebih tinggi daripada opini atau pemikirannya sendiri. Ia tidak bertanya-tanya akan perintah Tuhan tetapi Ia mau melakukannya. Bagaimana dengan kamu? Apa kamu masih mempertanyakan perintah Tuhan dan menaruh opini kamu lebih tinggi daripada perintah Tuhan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Selamat tahun baru, teman-teman Ayat Alkitab Harian! Satu tahun lagi kita semakin dekat dengan ...
Media Removed
Selamat tahun baru, teman-teman Ayat Alkitab Harian! Satu tahun lagi kita semakin dekat dengan kedatangan Yesus yang kedua. Sudah siapkah kalian? ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Tim Ayat Alkitab Harian merasa sangat bersyukur melihat bagaimana Tuhan sudah menuntun sejak 2014 hingga saat ini. Puji Tuhan ... Selamat tahun baru, teman-teman Ayat Alkitab Harian! Satu tahun lagi kita semakin dekat dengan kedatangan Yesus yang kedua. Sudah siapkah kalian?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tim Ayat Alkitab Harian merasa sangat bersyukur melihat bagaimana Tuhan sudah menuntun sejak 2014 hingga saat ini. Puji Tuhan kita memulai tahun 2019 dengan lebih dari 78k followers! Terima kasih atas supportnya, teman-teman semua!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Apakah renungan-renungan kami sudah menjadi berkat bagi kalian? Boleh teman-teman luangkan beberapa menit untuk DM bagaimana Ayat Alkitab Harian sudah membantu kalian mengerti Alkitab lebih dalam 😄
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Di tahun 2019 ini, kami hanya berharap untuk mengabarkan Injil ke lebih banyak orang di Indonesia. Karena inilah yang Yesus katakan di Mat. 24:14, "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." Ya, kami sudah rindu untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga. Dunia ini bukan rumah kita teman-teman!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Paulus mengingatkan kita, "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga." (Fil. 3:20). Marilah di tahun 2019, kita sama-sama melihat ke depan dengan iman seperti Abraham, "Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.” (Ibr. 11:10). Maukah teman-teman mempersiapkan diri lebih serius untuk Kerajaan Surga di 2019?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian #Alkitab #SaatTeduh #RenunganHarian #RohaniKristen #Yesus #SantapanRohani #RenunganKristen #FirmanTuhan #QuotesRohani
Read more
Loading...
Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang penting? Mungkin partner dalam bisnis, atau client ...
Media Removed
Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang penting? Mungkin partner dalam bisnis, atau client yang penting. Atau mungkin bertemu dengan tamu istimewa yang anda miliki. Persiapan apa sih yang anda lakukan? Apakah anda akan menggunakan baju yang sudah robek atau pakai salah satu baju ... Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang penting? Mungkin partner dalam bisnis, atau client yang penting. Atau mungkin bertemu dengan tamu istimewa yang anda miliki. Persiapan apa sih yang anda lakukan? Apakah anda akan menggunakan baju yang sudah robek atau pakai salah satu baju yang terbaik yang anda punya? Apakah anda akan merapikan rambut anda? Banyak sekali yang anda lakukan, bukan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Itulah hal-hal yang kita lakukan untuk mempersiapkan diri kita untuk bertemu dengan tamu istimewa. Tetapi persiapan apa yang kita lakukan untuk menghadap Tuhan? Yesus adalah "Raja segala raja" (Wah. 19:16); Ia adalah Hakim kita (Wah. 19:11; 2 Tim. 4:8). Kalau Yesus adalah Raja di atas segala raja, bukankah persiapan yang sangat baik itu penting sebelum menghadapNya?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Yohanes Pembaptis sadar betapa sucinya Tuhan itu. Dan betapa tidak layak dirinya untuk ada dihadapanNya. "Aku [Yohanes] membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak." (Luk. 3:16) Musa juga mengalami hal yang mirip. "Lalu Ia [Tuhan] berfirman: 'Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.' Lagi Ia berfirman: 'Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.' Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah." (Kel. 3:5-6)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Teman-teman, Tuhan itu kudus. Ya, memang Yesus itu adalah Teman kita yang selalu ada di sisi kita, tapi kita juga perlu punya rasa hormat untuk berada di hadapanNya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ketika kita ke gereja atau berbakti dimana pun kepada Tuhan, biarlah kita melakukannya dengan penuh kebahagiaan dan juga hormat. Kita bisa menunjukan rasa hormat kita kepada Tuhan dari cara kita berpakaian, cara kita berbicara, dengan tidak menggunakan HP dalam perbaktian, dll. Kita itu sedang berada dihadapan Raja di atas segala raja, loh! Yesus berkata, "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." (Mat. 18:20)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Halo teman-teman, pernahkah anda melihat ketika seseorang menyerang apa yang orang lain percaya? ...
Media Removed
Halo teman-teman, pernahkah anda melihat ketika seseorang menyerang apa yang orang lain percaya? Biasanya suasana jadi kacau, bukan? Kedua sisi tidak ada yang terbuka untuk belajar mengenai apa yang dipercaya oleh orang lain. Jadi bagaimana cara yang baik dalam mengabarkan Injil? ... Halo teman-teman, pernahkah anda melihat ketika seseorang menyerang apa yang orang lain percaya? Biasanya suasana jadi kacau, bukan? Kedua sisi tidak ada yang terbuka untuk belajar mengenai apa yang dipercaya oleh orang lain. Jadi bagaimana cara yang baik dalam mengabarkan Injil? Ini tantangan besar, bukan? Kita tentunya butuh hikmat dari Tuhan, dan tentu Ia akan memberikannya (Yak. 1:5).
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kita bisa belajar dari pengalaman Paulus. Dalam perjalanan missionarisnya yang ke-3, Paulus meluangkan banyak waktu di kota Efesus. Sekitar 2 tahun lamanya "sehingga semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani." (Kis. 19:10)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Perlu kita ketahui bahwa Efesus itu kota yang penuh dengan penyembahan berhala. Dewi yang mereka sembah adalah "Artemis" (Kis. 19:27). Setelah Paulus memberitakan mengenai Yesus Kristus di Efesus, huru-hara terjadi karena ada seorang yang bernama "Demetrius, seorang tukang perak, yang membuat kuil-kuilan dewi Artemis dari perak." (Kis. 19:24). Dia ini tidak suka sama Paulus karena firman Tuhan itu tersebar di Efesus, dan banyak yang menjadi percaya kepada Tuhan yang benar. Hasilnya, Demetrius ini mendapatkan penghasilan yang lebih rendah.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam penginjilan selalu ada tantangan, bukan? Singkat cerita seorang penitera kota Efesus berusaha menenangkan kerusuhan ini. Ia berkata, "Sebab kamu telah membawa orang-orang ini ke sini, walaupun mereka [Paulus dan kawan-kawan] tidak merampok kuil dewi kita dan tidak menghujat namanya." (Kis. 19:37) Perhatikan kalimat ini. Paulus dinyatakan bahwa ia tidak menghujat nama dewi Artemis.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam penginjilannya, Paulus tidak menghina atau menyerang dewa/dewi yang disembah orang lain, tetapi Paulus mengenalkan Yesus Kristus, dimana kita bisa temukan keselamatan! Lebih baik memperkenalkan Yesus Kristus daripada berbicara mengenai keburukan tuhan lain. Biarlah kita lakukan yang hal yang sama. Amin?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Yesus berkata di dalam Yoh. 9:5, "Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." Pertanyaan untuk ...
Media Removed
Yesus berkata di dalam Yoh. 9:5, "Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." Pertanyaan untuk ayat ini adalah, jika Yesus tidak dalam dunia ini lagi, siapakah yang akan menjadi terang dunia? ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Mat. 5:14, "Kamu adalah terang dunia." Setelah Yesus naik ke surga, kitalah ... Yesus berkata di dalam Yoh. 9:5, "Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." Pertanyaan untuk ayat ini adalah, jika Yesus tidak dalam dunia ini lagi, siapakah yang akan menjadi terang dunia?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Mat. 5:14, "Kamu adalah terang dunia." Setelah Yesus naik ke surga, kitalah yang menjadi terang dunia tersebut! Kenapa demikian? Mari kita baca sisa dari Yoh. 8:12, "Aku adalah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Saat kita menjadi pengikut Kristuslah, kita bisa menjadi terang dunia.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Sekarang, mengapa sebagai pengikut Kristus kita sudah selayaknya menjadi terang dunia? 2 Kor. 4:6 dalam terjemahan bebas dari KJV, "Sebab Allah, yang memerintahkan terang untuk bersinar dari dalam kegelapan, telah membuat terang-Nya bercahaya dalam hati kita, untuk membagikan pengetahuan akan kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus." Allah telah membuat terang-Nya bersinar dari dalam hati kita yang gelap, dan telah menarik kita keluar dari kegelapan. Sudah selayaknya bagi kita yang telah merasakan bagaimana rasanya hidup dalam kegelapan, kecemasan, keraguan, dan keputusasaan untuk membagikan terang tersebut kepada orang-orang lain, supaya mereka bisa terselamatkan dari kegelapan.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Lalu, bagaimana cara kita membagikan terang kepada orang lain? Mat. 5:16, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." Cara kita membagikan terang hidup adalah dengan perbuatan kita terhadap orang lain. Hanya dengan memiliki Yesus dalam kehidupan kita-lah yang akan memampukan kita untuk menjadi terang dunia.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dari manakah kita mendapatkan terang kita selama ini? Apakah Yesus sudah menjadi sumbernya? Maukah kita menunjukkan Yesus kepada dunia melalui perbuatan kita? Kiranya Tuhan memberikan kita kekuatan untuk melakukan ini.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Loading...
Pernahkah anda berpikir bahwa anda adalah orang yang cukup baik? Merasa bahwa kita tidak perlu ...
Media Removed
Pernahkah anda berpikir bahwa anda adalah orang yang cukup baik? Merasa bahwa kita tidak perlu bertobat? Hati-hati, inilah yang Setan mau kita rasakan! Faktanya adalah bahwa "di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!" (Pkh. 7:20) Coba kita lihat ... Pernahkah anda berpikir bahwa anda adalah orang yang cukup baik? Merasa bahwa kita tidak perlu bertobat? Hati-hati, inilah yang Setan mau kita rasakan! Faktanya adalah bahwa "di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!" (Pkh. 7:20) Coba kita lihat dari cerita Yohanes Pembaptis lagi yang berkhotbah kepada orang-orang banyak di daerah Yordan.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam khotbahnya, Yohanes Pembaptis menggunakan kalimat yang keras dalam menegur orang-orang supaya mereka bertobat. "Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!" (Luk. 3:7-8) Pada saat ini orang-orang Farisi itu membanggakan diri mereka karena mereka itu keturunan dari Abraham.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Coba kita lihat pola pikir apa yang orang Farisi miliki. "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?" (Yoh. 8:33) Ini salah satu percakapan Yesus dengan orang-orang Farisi. Yesus sebelumnya berkata bahwa "kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yoh. 8:32) Yesus tahu isi hati mereka! Walaupun mereka keturunan dari Abraham, mereka tidak sadar bahwa mereka itu adalah hamba dosa. Mereka merasa tidak perlu bertobat. Tapi Yesus tahu mereka perlu bertobat.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Mungkin kita juga bisa seperti orang-orang Farisi ini. Kita lihat diri kita yang selalu ke gereja, tidak berbohong, dll. dan berpikir bahwa kita tidak butuh pertobatan. Tapi mungkin ini semua hanya kelihatan baik dari luar tetapi hati kita jauh daripada Tuhan / belum bertobat. Biarlah Roh Kudus meluluhkan hati kita, sehingga kita disadarkan bahwa kita perlu Yesus setiap saat dan bertobat.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Apakah kita bisa memukul rata bahwa semua orang Kristen itu sama? Coba kita lihat cerita yang satu ...
Media Removed
Apakah kita bisa memukul rata bahwa semua orang Kristen itu sama? Coba kita lihat cerita yang satu ini. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Yohanes Pembaptis dalam khotbahnya di padang gurun, ia membicarakan mengenai pertobatan, menghasilkan buah pertobatan dan lari dari murka yang akan datang. (Luk. 3:3, ... Apakah kita bisa memukul rata bahwa semua orang Kristen itu sama? Coba kita lihat cerita yang satu ini.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Yohanes Pembaptis dalam khotbahnya di padang gurun, ia membicarakan mengenai pertobatan, menghasilkan buah pertobatan dan lari dari murka yang akan datang. (Luk. 3:3, 7) Semua ini berkaitan. Penting bagi kita untuk mengerti bahwa kita akan dihakimi menurut perbuatan kita (lihat Mat. 12:37; Pkh. 11:9; Wah. 20:13). Dan upah dosa ialah maut (Roma 6:23). Tuhan mau kita bertobat sehingga kita bisa diselamatkan. Sekaranglah saatnya untuk bertobat dari segala dosa-dosa kita.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Apa reaksi dari orang-orang banyak yang mendengar khotbah ini? Kita akan melihat 3 grup dan mereka semua bertanya, "Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?" (Luk. 3:10) Inilah jawaban Yohanes Pembaptis:
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
1) Orang banyak—Jawabnya, "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian." (Luk. 3:11)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
2) Pemungut cukai—"Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu." (Luk. 3:13)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
3) Prajurit-prajurit—"Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu." (Luk. 3:14)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Sadarkah anda bahwa jawaban Yohanes Pembaptis itu berbeda-beda kepada grup yang berbeda? ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Mengapa demikian? Memang semua manusia sudah berdosa. Kita semua sama dalam hal itu. Dari sudut pandang yang berbeda, kita pun berbeda. Karena pergumulan kita itu berbeda-beda. Mungkin sebagian dari kita ada yang bergumul seperti pemungut cukai, prajurit atau orang banyak ini. Apapun pergumulan kita, kita perlu bertobat di bawah salib Kristus! Dengan kata lain kita tidak bisa memukul rata bahwa semua Kristen itu sama.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Setiap orang memiliki perjalanan kerohanian yang berbeda-beda. Mungkin ada yang masih "bayi" dalam iman (1 Pet. 2:2), dan juga yang sudah dewasa. Pergumulan bayi dan orang dewasa itu beda bukan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pergumulan setiap kita mungkin berbeda, tapi semua kita membutuhkan Yesus!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Pernahkah anda mendengar bahwa Tuhan Yesus itu adalah Tuhan Perjanjian Baru? Terkadang dengan ...
Media Removed
Pernahkah anda mendengar bahwa Tuhan Yesus itu adalah Tuhan Perjanjian Baru? Terkadang dengan mempercayai hal ini, orang-orang pun tidak mempelajari dan memperhatikan Perjanjian Lama, Kejadian-Maleakhi. Kita akan melihat bersama-sama apa yang Alkitab katakan mengenai ini. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Pertama, ... Pernahkah anda mendengar bahwa Tuhan Yesus itu adalah Tuhan Perjanjian Baru? Terkadang dengan mempercayai hal ini, orang-orang pun tidak mempelajari dan memperhatikan Perjanjian Lama, Kejadian-Maleakhi. Kita akan melihat bersama-sama apa yang Alkitab katakan mengenai ini.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pertama, Yesus berkata, "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa." (Wah. 1:8) "Pada mulanya adalah Firman... Firman itu adalah Allah... Firman itu telah menjadi manusia." (Yoh. 1:1, 14) Hal yang pertama yang perlu kita sadari adalah bahwa Ia telah ada "pada mulanya," dari kekalan! Sudahkah ada Yesus dalam waktu Adam dan Hawa, Abraham, Musa, Nabi Yesaya, Yunus, dll.? Ya, Yesus sudah ada!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam Perjanjian Baru, ada beberapa ayat yang juga menjelaskan bahwa Perjanjian Lama itu penuh dengan Yesus! "‘Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.’" (Yoh. 1:45) "Lalu Ia [Yesus] menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi." (Luk. 24:27) Yesus sendiri berkata bahwa Ia bisa ditemukan dari tulisan-tulisan Musa dan kitab-kitab para nabi! Bukankah ini menarik?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pernahkah Yesus memiliki peran dalam Perjanjian Lama? Ya! Ingatkah teman-teman ketika Musa berada dihadapan Tuhan ketika Tuhan muncul dari semak duri yang menyala-nyala dengan api? "Lalu Musa berkata kepada Allah: 'Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya?—apakah yang harus kujawab kepada mereka?' Firman Allah kepada Musa: 'AKU ADALAH AKU.'" (Kel. 3:13-14)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"AKU" di sini adalah Yesus Kristus. Yesus pun menggunakan kata yang sama dalam memperkenalkan diriNya. (Yoh. 8:24, 28, 58)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tuhan Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang kekal! Bukankah ini luar biasa?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ #AyatAlkitabHarian
Read more
Loading...
Siapa ini Yohanes Pembaptis? Yohanes Pembaptis itu masih saudara dari Yesus (lihat Lukas 1). Yohanes ...
Media Removed
Siapa ini Yohanes Pembaptis? Yohanes Pembaptis itu masih saudara dari Yesus (lihat Lukas 1). Yohanes ini kelahirannya telah dinubuatkan Tuhan! Ia "datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya." (Yoh. 1:7) Yohanes telah ... Siapa ini Yohanes Pembaptis? Yohanes Pembaptis itu masih saudara dari Yesus (lihat Lukas 1). Yohanes ini kelahirannya telah dinubuatkan Tuhan! Ia "datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya." (Yoh. 1:7) Yohanes telah terpanggil untuk membawa orang-orang percaya kepada Yesus Kristus yang adalah seorang Mesias, Juruselamat kita!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tuhan mau mempersiapkan orang-orang untuk kedatangan seorang Mesias melalui pekerjaan Yohanes Pembaptis! Bagaimana dengan kedatangan Yesus yang kedua kali? Tuhan mau kita semua umat Tuhan mempersiapkan orang-orang untuk kedatanganNya kedua kali!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Melalui ayat ini kita bisa tahu bahwa ada koneksi yang sangat kuat antara pertobatan dan kerajaan Allah! Setiap orang yang akan masuk surga adalah mereka yang mengalami pengalaman pertobatan di kayu salib Kristus! Mereka yang memilih untuk meninggalkan dosa dan hidup di dalam Kristus. Ini mungkin bukan pengalaman yang mudah. Bertobat juga artinya mau berbeda dari dunia ini. (1 Yoh. 2:15)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Apa yang dimaksud dari "kerajaan Sorga sudah dekat"? Apakah ini kerajaan rohani/spiritual atau kerajaan secara fisik?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Menurut nubuatan di Dan. 9, Yesus itu datang sebagai "seorang yang diurapi, seorang raja." (Dan. 9:25) Itu sebabnya orang majus datang ke Yerusalem untuk mencari "raja orang Yahudi" (Mat. 2:2) Yesus itu ketika Ia datang ke bumi, Ia datang sebagai Raja! Dan Ia mendirikan kerajaan Sorga rohani yang penuh dengan kasih karunia dan anugerah.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Yesus mau kita menjadi bagian dari Kerajaan Sorga rohani dan juga Kerajaan Sorga yang asli! Kerajaan Sorga asli itu akan menjadi nyata ketika Yesus datang kedua kali. Dia akan datang sebagai Raja untuk Kerajaan Sorga yang asli (lihat Wah. 19:11-12)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Maukah anda mendapat bagian dalam Kerajaan Sorga? Bertobatlah! Yesus mau kita semua selamat!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#AyatAlkitabHarian
Read more
Manusia itu memiliki kapasitas untuk beradaptasi kepada lingkungan. Contohnya seperti kalau ...
Media Removed
Manusia itu memiliki kapasitas untuk beradaptasi kepada lingkungan. Contohnya seperti kalau anda pindah ke tempat kerja baru, sekolah baru dan lain-lain. Adaptasi selalu menjadi bagian dari hidup kita. Tapi adaptasi itu pilihan loh! Banyak juga orang yang memiliki waktu yang sulit ... Manusia itu memiliki kapasitas untuk beradaptasi kepada lingkungan. Contohnya seperti kalau anda pindah ke tempat kerja baru, sekolah baru dan lain-lain. Adaptasi selalu menjadi bagian dari hidup kita. Tapi adaptasi itu pilihan loh! Banyak juga orang yang memiliki waktu yang sulit dalam beradaptasi dengan kondisi baru.
.
Dalam mengabarkan Injil, dalam saat-saat tertentu pun kita perlu untuk beradaptasi. Contohnya adalah Paulus dan Timotius. Ibu dari Timotius ini adalah "adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani.” (Kis. 16:1) Dan Paulus ini mau Timotius untuk bergabung kepada perjalanan missionarisnya. Tetapi ada syaratnya, Paulus mau Timotius untuk disunat (Kis. 16:2-3) Pada saat ini Paulus tahu bahwa sunat itu tidak menyelamatkan.
.
Lalu, mengapa Paulus mau Timotius untuk disunatkan? "Paulus menyuruh menyunatkan dia karena orang-orang Yahudi di daerah itu, sebab setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani.” (Kis. 16:3) Paulus tahu kalau Timotius disunatkan, ia bisa menjangkau orang-orang Yahudi lebih baik, dibanding jika ia tidak disunat. Karena orang Yahudi pada saatitu mungkin mempermasalahkan itu.
.
Dalam penginjilan, mungkin kita juga perlu beradaptasi. Tapi seberapa jauh kita perlu beradaptasi? Apakah kita perlu pakai narkoba juga kalau kita sedang melayani mereka yang menggunakan narkoba? Tidak! Kita boleh beradaptasi kepada adat atau kebiasaan mereka selagi hal itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Tuhan dalam Alkitab. Amin?
.
Mungkin untuk menjangkau temanmu, kamu perlu adaptasi ke beberapa hal sehingga kamu bisa menjangkaunya bagi Kristus lebih baik lagi! Yesus juga rela untuk beradaptasi menjadi manusia untuk menjangkau manusia tanpa menjadi seorang yang berbuat dosa! (1 Pet. 2:22) Bukankah ini luar biasa?
.
Beradaptasilah demi pemberitaan Injil, selagi hal itu tidak melanggar prinsip-prinsip Tuhan!
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Pernahkah anda bingung mengenai apa yang mau kamu lakukan dalam hidup? Kamu coba hal ini hal itu, ...
Media Removed
Pernahkah anda bingung mengenai apa yang mau kamu lakukan dalam hidup? Kamu coba hal ini hal itu, tapi manakah yang sebenarnya mau kamu lakukan? Percayakah anda bahwa Tuhan selalu menuntun hidup anda? . Coba kita lihat pengalaman Paulus. Dalam perjalanan missionaris Paulus yang kedua, ... Pernahkah anda bingung mengenai apa yang mau kamu lakukan dalam hidup? Kamu coba hal ini hal itu, tapi manakah yang sebenarnya mau kamu lakukan? Percayakah anda bahwa Tuhan selalu menuntun hidup anda?
.
Coba kita lihat pengalaman Paulus. Dalam perjalanan missionaris Paulus yang kedua, Paulus dan Silas mengunjungi banyak tempat. Suatu hari mereka "melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.” (Kis. 16:6) Wow, ini menarik, bukan?
.
Apakah ini hanya terjadi satu kali? Tidak! "Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.” (Kis. 16:7) Tuhan menuntun Paulus berkali-kali. Tuhan juga akan menuntun hidupmu berkali-kali bukan hanya satu kali! Amin?
.
Roh Kudus mencegah Paulus untuk memberitakan Injil di Asia? Apakah ada yang salah dari memberitakan Injil di sana? Mungkinkah Tuhan mencegah hal ini karena orang-orang di kota tersebut belum siap menerima Injil? Lihat apa yang Alkitab katakan, "Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!” Ams. 15:23.
.
Bisakah anda melihat bahwa ada tujuan dari apa yang Tuhan lakukan kepada Paulus? Menutup jalan untuk memberitakan Injil. Mungkin kita bertanya, "Loh aku mau melakukan yang hal baik tapi kok Tuhan tidak buka jalan?" Ingatlah bahwa Tuhan tahu yang terbaik!
.
Apa aplikasi buat kita? Mungkin kita lagi mencoba hal ini atau itu tetapi Tuhan menutup jalan bagimu. Bersyukurlah! Karena itu adalah tuntunan Tuhan. Terus berusaha mencari jalan dan minta tuntunan Tuhan! Karena Tuhan selalu rindu untuk menuntun setiap orang yang mau dituntun. JalanNya adalah yang terbaik bagi kita!
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Rasanya ayat ini tidak pernah ketinggalan zaman. Prinsip yang sama berlaku dari dulu hingga sekarang. ...
Media Removed
Rasanya ayat ini tidak pernah ketinggalan zaman. Prinsip yang sama berlaku dari dulu hingga sekarang. Yuk, pagi ini kita coba renungkan lagi ayat ini. Yang belum baca, silakan baca ayatnya. . Ayat sebelumnya memberikan kita latar belakang mengenai ajaran yang orang banyak percaya. ... Rasanya ayat ini tidak pernah ketinggalan zaman. Prinsip yang sama berlaku dari dulu hingga sekarang. Yuk, pagi ini kita coba renungkan lagi ayat ini. Yang belum baca, silakan baca ayatnya.
.
Ayat sebelumnya memberikan kita latar belakang mengenai ajaran yang orang banyak percaya. Mat. 5:43, "Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.” Inikah yang kita juga ajarkan pada saat ini? Coba pikirkan sejenak. Pada dasarnya ini juga yang masih kita ajarkan, hanya dengan kata-kata yang berbeda.
.
“Buat apa kita temenan sama dia, toh dia juga sudah melakukan ini dan itu.” Terdengar familiar? Ya, sering kali kita menolak atau memusuhi seseorang berdasarkan apa yang mereka lakukan. Tetapi Yesus mengajarkan sesuatu yang berbalik!
.
"Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”
.
Berbuat baiklah bagi mereka yang tidak layak mendapatkannya. Tolonglah musuhmu. Bantu juga orang yang kamu benci. Ada orang lain yang memfitnah kamu? Bantu mereka ketika mereka kesusahan. Ada yang sinis sama kamu? Kasih senyum untuk dia.
.
Setiap orang Kristen diajarkan untuk mengasihi oleh Seseorang yang sudah melakukannya—Yesus.
.
Apakah Yesus memperlakukan kita selayaknya? Sebenarnya, kita sudah “membunuh” Yesus di kayu salib oleh karena dosa-dosa kita. Dan setiap orang dari kita sudah berdosa (Rom. 6:23). Dengan kata lain, kita sudah berbuat jahat kepada Yesus!
.
Tetapi apa yang Ia lakukan? Ia malah memanggil kita sebagai anak-anakNya! 1 Yoh. 3:1, "Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.” Tidak masuk akal, tetapi Ia tetap saja melakukannya.
.
Ketika kita sadar bahwa kita sendiri tidak layak menerima kasihNya, kita akan lebih mudah mengasihi musuh-musuh kita. Maukah kita menunjukkan kasih kita kepada mereka hari ini? Tuhan memberkati.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Apa yang kamu rasakan pagi ini? Apakah kamu merasa sendirian? Apakah kamu sekarang ada di tengah-tengah ...
Media Removed
Apa yang kamu rasakan pagi ini? Apakah kamu merasa sendirian? Apakah kamu sekarang ada di tengah-tengah kebingungan? Apakah kamu merasa tidak ada harapan untuk masa depan? Apakah kamu berpikir bahwa kematian akan menyelesaikan semuanya? . Sebagai seorang Kristen, kita memiliki ... Apa yang kamu rasakan pagi ini? Apakah kamu merasa sendirian? Apakah kamu sekarang ada di tengah-tengah kebingungan? Apakah kamu merasa tidak ada harapan untuk masa depan? Apakah kamu berpikir bahwa kematian akan menyelesaikan semuanya?
.
Sebagai seorang Kristen, kita memiliki Tuhan yang sangat pribadi. Kita memiliki Tuhan yang pernah menjadi manusia sama seperti kita. Tidak ada Tuhan lain yang pernah melakukan ini. Dengan kata lain, Yesus yang kita sembah ini juga pernah merasakan semua yang kamu rasakan! Dan oleh karena itu, Ia memberikan kita Alkitab yang berisi janji-janjiNya bahwa Ia tidak akan meninggalkan kita sendirian.
.
Maz. 34:16, "Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong.” Maz. 34:18, "Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.”
.
Yes. 41:10, “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
.
Yes. 43:2, "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.”
.
Mat. 28:20, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
.
Rom. 8:35, "Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?”
.
Yoh. 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
.
Kamu tidak sendirian. Kamu tidak melalui permasalahan ini sendirian. Tuhan ada di sisimu. Ia mengerti, Ia peduli. Apa janji Tuhan favoritmu?
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Di sini bisa kita lihat Mazmur dari Daud, dimana dia mau minta pimpinan Tuhan. Kita bisa lihat bahwa ...
Media Removed
Di sini bisa kita lihat Mazmur dari Daud, dimana dia mau minta pimpinan Tuhan. Kita bisa lihat bahwa Daud-lah yang aktif dalam meminta tuntunan Tuhan dalam hidupnya, karena bisa kita lihat dari kata yang digunakan “beritahukanlah," “tunjukkanlah," “bawalah," “ajarlah." Kita melihat ... Di sini bisa kita lihat Mazmur dari Daud, dimana dia mau minta pimpinan Tuhan. Kita bisa lihat bahwa Daud-lah yang aktif dalam meminta tuntunan Tuhan dalam hidupnya, karena bisa kita lihat dari kata yang digunakan “beritahukanlah," “tunjukkanlah," “bawalah," “ajarlah." Kita melihat bahwa Daud memang menanti-nantikan tuntunan Tuhan.
.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda menanti-nantikan Tuhan seperti Daud? Apakah yang anda nantikan adalah hal-hal duniawi? Apakah ketika anda bangun dari tidur setiap bagi yang pertama dicari itu adalah hal-hal lain dan bukan Tuhan yang utama?
.
Teman-teman, kesibukan kita dengan dunia sering kali menghilangkan rasa haus kita akan Tuhan! Karena banyak orang "yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini (Setan)." (2 Kor. 4:4) Berdoalah pada hari ini supaya Tuhan beri kamu kerinduan akan Tuhan! Supaya Tuhan rubah hati dan pikiran kita!
.
"Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku”—Perhatikan di ayat ini, Daud bukan hanya mau tahu jalan Tuhan, tetapi ia sudah siap untuk diajar dan juga berjalan dalam kebenaran Tuhan. Karena apalah artinya kalau kita tahu jalan Tuhan tetapi tidak siap untuk diajar olehNya dan berjalan dalam kebenaran itu. Seperti kalau mama atau papa kita memberi tahu apa yang benar tapi kita tidak mau melakukannya. Apakah hasilnya akan baik? Tidak.
.
“Sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari”—Alasan mengapa Daud meminta Tuhan supaya membawa dia untuk berjalan dalam kebenaran Tuhan adalah karena dia sadar “sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku." Dia sadar bahwa hanya Tuhan-lah satu-satunya yang bisa menyelamatkan dia! Kalau kita sadar betapa penuh kuasanya Tuhan itu, kita bisa percaya kepadaNya untuk menuntun kita setiap hari.
Maukah kamu menyerahkan dirimu pada Tuhan hari ini?
#AyatAlkitabHarian
Read more
Hai teman-teman, pernahkah anda merasa dibanjiri oleh tanggung jawab yang besar/banyak? Apakah ...
Media Removed
Hai teman-teman, pernahkah anda merasa dibanjiri oleh tanggung jawab yang besar/banyak? Apakah itu tugas dari kantor, rumah tangga, dll. Kadang kita menjadi panik dan stress, bukan? Apa yang perlu kita lakukan dalam menghadapi ini? Mengenai hal ini kita bisa belajar dari Maria Ibu dari ... Hai teman-teman, pernahkah anda merasa dibanjiri oleh tanggung jawab yang besar/banyak? Apakah itu tugas dari kantor, rumah tangga, dll. Kadang kita menjadi panik dan stress, bukan? Apa yang perlu kita lakukan dalam menghadapi ini? Mengenai hal ini kita bisa belajar dari Maria Ibu dari Yesus.
.
Ketika sudah waktunya bagi Maria untuk melahirkan Yesus, “Lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan." (Luk. 2:7) Bukankah ini tempat lahir yang sangat sederhana untuk seorang Juruselamat?
.
Pada saat itu "di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam." (Luk. 2:8) Tiba seorang malaikat Tuhan menghampiri mereka dan memberitahu bahwa seorang Juruselamat telah lahir di dalam palungan. (Luk. 2:11-12) Akhirnya gembala-gembala ini pergi ke Bethlehem dan mencari palungan dimana Yesus lahir.
.
Apa yang terjadi setelah mereka menemukan Yesus? "Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka." (Luk. 2:17-18) Gembala-gembala tidak bisa menahan lagi kabar sukacita ini! Mereka langsung membagikan kabar ini kepada orang-orang lain.
.
Tapi apa yang Maria Ibu Yesus lakukan? "Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya." (Luk. 2:19) Bayangkan apa yang ada dipikiran Maria. Ia telah dipilih Tuhan untuk menjadi seorang Ibu dari Yesus yang adalah Tuhan dan Juruselamat bagi umat manusia? Wow, tanggung jawab yang sangat-sangat besar!
.
Kalau kita pada hari ini sedang menghadapi tanggung jawab besar seperti Maria, mari kita ambil waktu untuk merenungkan hal-hal itu. Berdoa kepada Tuhan supaya kita diberi kekuatan! Sehingga kita tidak panik dan stress. Karena Tuhan akan menolong kita, seperti Tuhan menolong Maria dalam membesarkan Yesus!
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Selamat pagi teman-teman! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga teman-teman sudah merasakan berkat ...
Media Removed
Selamat pagi teman-teman! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga teman-teman sudah merasakan berkat Tuhan pagi ini ya! . Kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana cara membedakan yang benar dan yang salah. Saya yakin ini bukan pertama kali teman-teman berpikir atau membaca mengenai ... Selamat pagi teman-teman! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga teman-teman sudah merasakan berkat Tuhan pagi ini ya!
.
Kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana cara membedakan yang benar dan yang salah. Saya yakin ini bukan pertama kali teman-teman berpikir atau membaca mengenai hal ini. Di zaman dimana kita hidup sekarang ini, ada begitu banyak informasi sehingga kita bingung mana yang benar dan yang salah.
.
Tetapi sebagai seorang Kristen, kita tidak perlu bingung. Tuhan Yesus melalui Alkitab menunjukkan kepada kita prinsip penting dalam membedakan yang benar dan yang salah.
.
Ayatnya terdapat di Yes. 8:20, "'Carilah pengajaran dan kesaksian!' Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.”
.
Perlu kita perhatikan bahwa di frasa terakhir itu ada sedikit kesalahan terjemahan. Bahasa Inggrisnya adalah “there is not light in them.” Tetapi diterjemahkan ke Bahasa Indonesia sebagai “tidak terbit fajar.” Terjemahan langsungnya seharusnya adalah “tidak ada terang di dalamnya.”
.
Pengajaran dan kesaksian di sini menunjuk kepada Alkitab. Dengan kata lain, apapun yang tidak sesuai dengan APA YANG TERTULIS DI ALKITAB ADALAH KEGELAPAN.
.
Jika Alkitab berkata bahwa dunia dijadikan dalam 7 hari (Kej. 1-2), tetapi sains berkata bahwa itu terjadi dalam jutaan tahun, kita harus memilih apa yang tertulis di Alkitab. Jika dunia mengajarkan bahwa kita harus serakah, tetapi Alkitab berkata, “Jangan mengingini rumah sesamamu” (Kel. 20:17), kita harus ikut Alkitab.
.
Kesimpulannya, standar apa yang benar dan yang salah adalah Alkitab. Marilah kita sebagai orang-orang muda selalu kembali kepada Alkitab. Selalu cek apa yang tertulis di Alkitab sebelum kita mempercayainya. Jadikan ini sebagai kebiasaan kita, maka kita selalu akan dapat membedakan apa yang benar dan yang salah. Tuhan memberkati kita semua.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Lidah. Terlihat kecil tetapi sangat berkuasa. Sering kali kita sebagai orang Kristen lupa akan ...
Media Removed
Lidah. Terlihat kecil tetapi sangat berkuasa. Sering kali kita sebagai orang Kristen lupa akan pengaruh anggota tubuh yang tidak bertulang ini. Apakah kita menggunakannya untuk memuji Tuhan atau mengutuk manusia? . Alkitab menjelaskan kepada kita konsep bahwa apa yang kita katakan ... Lidah. Terlihat kecil tetapi sangat berkuasa. Sering kali kita sebagai orang Kristen lupa akan pengaruh anggota tubuh yang tidak bertulang ini. Apakah kita menggunakannya untuk memuji Tuhan atau mengutuk manusia?
.
Alkitab menjelaskan kepada kita konsep bahwa apa yang kita katakan itu berasal dari hati kita. Mat. 12:34, "Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.” Jadi, apapun yang kita katakan itu berasal dari pikiran kita. Ibaratnya, perkataan kita itu buah dari pohon yang berada di hati kita. Jika hati kita tidak baik, buahnya pun tidak baik. Jika hati kita ingin untuk memuji Tuhan, maka perkataan kita pun akan sesuai.
.
Mungkin sekarang ada banyak dari kita yang sadar bahwa selama ini kita sering menggunakan mulut kita untuk hal-hal yang kurang baik, seperti berkata kasar, ngomel ke orang tua, atau berbicara tidak senonoh. Sulit? Ya, pergumulan ini bukanlah pergumulan yang mudah.
.
Ini yang dituliskan oleh Yakobus di pasalnya yang ketiga. Yak. 3:9-10, "Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.”
.
Jelas, kan? Alkitab menyarankan kita untuk tidak setengah-setengah. Yakobus melanjutkan, "Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?” (Yak. 3:11).
.
Kembali lagi, prinsipnya adalah hati kita. Apa yang ada di hati kitalah yang akan keluar dari mulut kita. Apakah hati kita rindu untuk memuji Tuhan atau mengutuk manusia? Pilihlah salah satu hari ini, teman-teman. Tetapi, jangan lakukan ini dengan kekuatan sendiri, minta pertolongan Tuhan.
.
Yak. 3:8, “Tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah.” Tetapi, Tuhan mampu merubah hati kita. Yeh. 36:26, "Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”
.
Maukah kita memuji Tuhan dan membagikan berkat dengan mulut kita hari ini?
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Ingatkah kamu akan perkataan ini, "Apa yang kamu tabur, itu yang kamu tuai." Sama seperti petani, ...
Media Removed
Ingatkah kamu akan perkataan ini, "Apa yang kamu tabur, itu yang kamu tuai." Sama seperti petani, kalau mereka menanam biji brokoli, bisakah mungkin jagung yang tumbuh? Yakobus juga berkata, "Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur ... Ingatkah kamu akan perkataan ini, "Apa yang kamu tabur, itu yang kamu tuai." Sama seperti petani, kalau mereka menanam biji brokoli, bisakah mungkin jagung yang tumbuh? Yakobus juga berkata, "Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara?" (Yak. 3:12). Ini juga akan sama dengan hal-hal yang kita tabur ke dalam otak/pikiran kita. Apa yang kita tabur akan kita tuai. .
Mengapa hal ini penting untuk kita perhatikan? Alkitab berkata, "Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan" (Mat. 3:8). Biarlah hasilnya itu buah-buah roh (Gal. 5:22-23). .
Apa yang kita masukan ke dalam pikiran kita itu sangat akan mempengaruhi hasil pertobatan atau tingkah laku dan karakter kita sehari-hari. Hal apa saja yang masuk ke otak kita yang harus kita perhatikan? .
1) Pikiran buruk/negatif—"For as he thinketh in his heart" (Ams. 23:7). Bahasa di dalam Alkitab King James Version (KJV) lebih dimengerti dibandingkan di Alkitab bahasa Indonesia. Intinya dari ayat ini adalah kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan. Kalau kita selalu berpikir akan hal-hal yang negatif, karakter kita akan menjadi seperti itu. Itu akan mempengaruhi keseharian kita juga. Orang Kristen seharusnya adalah orang yang paling bahagia di dunia ini, karena kita punya Yesus di dalam hati kita. Hati-hati dengan apa yang kita pikirkan. .
2) Musik, bacaan, film duniawi—"Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu" (1 Yoh. 2:15). Berapa banyak waktu yang kita habiskan setiap hari dalam mendengarkan musik, menonton dan membaca hal-hal duniawi? Hal-hal ini akan membuat kita lebih menyukai dunia bukan lebih mengasihi Tuhan. Hal-hal ini tidak akan membawa kita kepada pertobatan dan menghasilkan buah-buah roh dalam hidup kita. .
Maukah teman-teman meninggalkan hal-hal ini pada sekarang juga? Mulailah memasukan Firman Tuhan kepada pikiranmu sehingga itu akan merubah hidupmu. .
#AyatAlkitabHarian
Read more
Pernahkah kamu mencoba mencari sebuah barang di rumahmu yang telah menghilang untuk beberapa ...
Media Removed
Pernahkah kamu mencoba mencari sebuah barang di rumahmu yang telah menghilang untuk beberapa lama? Kamu terus mencari untuk satu minggu, dua minggu, dan pada akhirnya tidak ketemu juga barangnya. Barang ini sangat-sangat penting bagimu. Sedihkah kamu? Dalam mencari barang yang hilang, ... Pernahkah kamu mencoba mencari sebuah barang di rumahmu yang telah menghilang untuk beberapa lama? Kamu terus mencari untuk satu minggu, dua minggu, dan pada akhirnya tidak ketemu juga barangnya. Barang ini sangat-sangat penting bagimu. Sedihkah kamu? Dalam mencari barang yang hilang, memang ada kemungkinan untuk tidak menemukannya, tetapi sebaliknya dengan kebenaran Tuhan. Mungkin kebenaran/firman Tuhan sudah hilang dari hidupmu (sudah bukan menjadi bagian dari hidupmu) oleh karena kesibukanmu. Tetapi kalau kamu mulai mencarinya, Tuhan akan menuntunmu kepada kebenaran, dan kamu pasti akan menemukannya.
.
Ingat cerita orang-orang majus? Mereka datang dari Timur ke Yerusalem dan bertanya, "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia" (Mat. 2:2). Mereka ini sedang mencari Mesias yang akan lahir! Mendengar hal itu Herodes "dengan diam-diam… memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak" (Mat. 2:7). Karena Herodes berkata bahwa ia mau menyembah Mesias juga.
.
"Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka (orang-orang majus). Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka" (Mat. 2:9-10). Wow, Tuhan menuntun orang-orang majus itu tepat dimana Yesus berada! Bukankah itu luar biasa?
.
Ini yang akan terjadi juga ketika kita mau mencari Yesus. Tuhan akan akan membawa kita "hingga tiba dan berhenti… di mana Anak (Yesus) itu berada." Tuhan akan membawa kita mengenal Yesus ketika kita mau dituntun oleh Roh Kudus, sama seperti orang-orang majus ini.
.
Yer. 29:13, “Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati."
.
Tuhan tidak akan mengecewakanmu dalam pencarian kebenaran! Ia akan menuntunmu "ke dalam seluruh kebenaran" (Yoh. 16:13).
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Bayangkan anda di undang ke acara pernikahan pada hari Minggu jam 5 sore. Anda tahu anda sudah mendapat ...
Media Removed
Bayangkan anda di undang ke acara pernikahan pada hari Minggu jam 5 sore. Anda tahu anda sudah mendapat undangan dari keluarga yang mau menikah. Nah, sekarang, sudah jam 4 sore, dan anda tahu bahwa 1 jam lagi acara pernikahan akan mulai. Lalu sekarang sudah jam 5 sore, anda tahu bahwa pernikahan ... Bayangkan anda di undang ke acara pernikahan pada hari Minggu jam 5 sore. Anda tahu anda sudah mendapat undangan dari keluarga yang mau menikah. Nah, sekarang, sudah jam 4 sore, dan anda tahu bahwa 1 jam lagi acara pernikahan akan mulai. Lalu sekarang sudah jam 5 sore, anda tahu bahwa pernikahan sudah mulai. Teman-teman, apakah tahu saja cukup? Tahu bahwa pernikahan sudah sangat dekat atau bahkan sudah mulai bukan berarti kita siap untuk mendatangi acara pernikahan itu.
.
Illustrasi di atas ini menggambarkan apa yang terjadi kepada orang-orang Yahudi pada saat Yesus datang ke dunia ini. Coba mari kita perlajari ceritanya bersama.
.
Ketika Yesus sudah dilahirkan di tempat yang sangat sederhana di Bethlehem, ada orang-orang majus yang datang dari Timur ke Yerusalem (Mat. 2:1). Mereka bertanya-tanya, "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia" (Mat. 2:2). Mendengar kabar ini Herodes, terkejut karena ia merasa takut karena ada "raja orang Yahudi" yang baru saja lahir.
.
Apa yang ia lakukan? "Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan" (Mat. 2:4). Imam kepala dan ahli Taurat Yahudi ini mengetahui dengan jelas bahwa Mesias itu akan lahir di Bethlehem, di tanah Yehuda (Mat. 2:5-6).
.
Perbedaan apa yang kita bisa lihat dari orang-orang Yahudi dan orang-orang majus? Orang-orang Yahudi itu tahu dimana Mesias akan lahir tetapi mereka tidak siap menyambut Mesias! Orang-orang majus itu tahu akan Seorang Mesias yang lahir, dan mereka siap menyambut dan menyembahNya! Orang Yahudi tahu, tetapi mereka tidak menyiapkan diri.
.
Sekarang kita hidup di zaman dimana Yesus sudah kembali lagi ke surga. Yesus berjanji bahwa Ia akan datang lagi menjemput umatNya! Apakah kita akan seperti orang Yahudi yang tahu tetapi tidak siap? Atau seperti orang majus yang tahu dan siap? Semoga kita tahu dan siap akan kedatangan Yesus yang kedua!
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Setelah Yesus naik ke surga, Roh Kudus datang ke atas rasul-rasul sehingga mereka "akan menjadi ...
Media Removed
Setelah Yesus naik ke surga, Roh Kudus datang ke atas rasul-rasul sehingga mereka "akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis. 1:8). Maka rasul-rasul terus mengabarkan bahwa Yesus telah disalibkan dan telah naik ke surga. Dialah ... Setelah Yesus naik ke surga, Roh Kudus datang ke atas rasul-rasul sehingga mereka "akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis. 1:8). Maka rasul-rasul terus mengabarkan bahwa Yesus telah disalibkan dan telah naik ke surga. Dialah Mesias yang sudah dinanti-nantikan oleh bangsa Yahudi. Mereka sadar bahwa keselamatan itu hanya ada dalam Yesus Kristus saja! (Kis. 4:12).
.
Tetapi berbincangan terjadi antara rasul-rasul: Apakah orang-orang yang bukan Yahudi perlu disunat juga atau tidak? Karena ada ajaran yang beredar pada saat itu, "Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan." (Kis. 15:1). Ini menjadi berbincangan yang seru pada saat itu.
.
Seberapa pentingkah sunat bagi orang Yahudi? Sunat itu adalah tanda perjanjian Tuhan kepada Abraham dan keturunannya "supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.” (Kej. 17:7). Maka setiap anak laki-laki harus disunat ketika mereka umur 8 hari (Kej. 17:12). Memang sunat itu tanda dimana mereka memilih Tuhan menjadi Tuhan mereka dan keturunannya. Tetapi apakah sunat ini akan menyelamatkan? Inilah perbincangan yang ada di Kisah 15.
.
Apakah sunat itu akan menyelamatkan? Yer. 9:25, "Lihat, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku menghukum orang-orang yang telah bersunat kulit khatannya orang Mesir, orang Yehuda, orang Edom, bani Amon, orang Moab… sebab segala bangsa tidak bersunat dan segenap kaum Israel tidak bersunat hatinya." Orang yang disunat tetapi tidak mengalami sunat hati, tidak akan diselamatkan.
.
Poin yang Tuhan mau ajarkan kepada kita adalah lebih penting bagi kita untuk mengalami "sunat" hati. Karena sunat tidak menyelamatkan, tetapi "sunat hati" yang menyelamatkan, dimana kita membuat perjanjian dalam hati kita bahwa Tuhanlah yang akan menjadi Tuhan kita dan Tuhan keturunan kita. .
Maukah membuat perjanjian ini dengan Tuhan dalam hati kita?
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Apakah kamu seorang Kristen? Kamu percaya Alkitab? Apakah kamu percaya bahwa firman Tuhan itu ...
Media Removed
Apakah kamu seorang Kristen? Kamu percaya Alkitab? Apakah kamu percaya bahwa firman Tuhan itu sangat berkuasa? Yakin? . Pada mulanya, dunia ini gelap dan kosong (Kej. 1:2). Sama seperti ketika kita berada di tempat yang sangat gelap dan tidak ada cahayanya sama sekali. Tetapi sesuatu ... Apakah kamu seorang Kristen? Kamu percaya Alkitab? Apakah kamu percaya bahwa firman Tuhan itu sangat berkuasa? Yakin?
.
Pada mulanya, dunia ini gelap dan kosong (Kej. 1:2). Sama seperti ketika kita berada di tempat yang sangat gelap dan tidak ada cahayanya sama sekali. Tetapi sesuatu yang luar biasa terjadi.
.
Kej. 1:3, "Berfirmanlah Allah: 'Jadilah terang.' Lalu terang itu jadi.”
.
Bagaimana Allah menjadikan terang? Coba lihat lagi ayatnya. Apa yang ayatnya katakan? Allah menjadikan terang dengan berfirman. Pertanyaan selanjutnya, berapa lama terang itu terjadi setelah Allah berfirman? Satu tahun? Satu jam? Satu menit? Satu detik? Tentu tidak. Terang itu terjadi tepat setelah Allah berfirman.
.
Lalu Tuhan menciptakan dunia ini dengan cara yang sama sampai hari yang keenam (baca Kej. 1). Dengan kata lain, Tuhan menciptakan seluruh dunia ini, kecuali manusia, dengan berfirman! Ketika Ia berkata, “Jadilah pohon!” Maka pohon itu akan jadi seketika itu juga!
.
Inilah yang sering kali kita sebagai orang Kristen sering lewatkan. Kita tidak sungguh-sungguh percaya bahwa firman Tuhan bisa melakukan apa yang dikatakanNya seketika itu juga!
.
Sering kali ketika kita ingin mengalahkan kecanduan kita akan rokok, kita berdoa dan minta tolong sama Tuhan. Tetapi kita bilang, “Tuhan tolong bantu saya. Tapi perlahan ya, satu bulan boleh deh.” Ini bukanlah iman sejati kepada firman Tuhan! Jika Tuhan bisa menjadikan ternag hanya dengan berfirman, Tuhan bisa mencabut kecanduan kita seketika itu juga!
.
Teman-teman, jangan membatasi apa yang firman Tuhan bisa lakukan. Tuhan bisa membantu kita untuk mengalahkan apapun kecanduan yang kita punya. Jika firman Tuhan sudah mengatakannya, tagihlah janji itu! Cari firman Tuhan yang sesuai lalu doakanlah dan minta Tuhan untuk melakukannya.
.
Percayakah teman-teman bahwa firman Tuhan sanggup melakukan apa yang tertulis di dalamnya? Percayakah bahwa Tuhan bisa memberikan kita kekuatan hari ini untuk menang? Tuhan memberkati.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Roma 10:1, "Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.” . Kita ...
Media Removed
Roma 10:1, "Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.” . Kita Roma ditulis oleh seorang penginjil ternama di masanya, Paulus. Paulus hidup di Timur Tengah dan kitab Roma ini adalah surat yang ia tulis bagi orang-orang Kristen yang ... Roma 10:1, "Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.”
.
Kita Roma ditulis oleh seorang penginjil ternama di masanya, Paulus. Paulus hidup di Timur Tengah dan kitab Roma ini adalah surat yang ia tulis bagi orang-orang Kristen yang hidup di Roma, Itali.
.
Sudah kita baca di Roma 10:1 bahwa Paulus memiliki kerinduan di dalam hatinya bagi mereka untuk diselamatkan. Pertanyaannya, siapakah mereka yang dimaksud di ayat ini? Jawabannya bisa kita lihat di ayat selanjutnya. Coba simak ciri-ciri “mereka” di ayat kedua.
.
Roma 10:2, "Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.”
.
Ya, mereka yang Paulus maksud di sini adalah orang-orang yang sangat giat bekerja bagi Allah, tapi memiliki pengertian yang salah.
.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga merindukan mereka yang memiliki pengertian yang salah untuk diselamatkan?
.
Apa yang kita inginkan ketika teman kita berbakti di hari yang berbeda dengan kita? Apa yang kita inginkan ketika mereka percaya bahwa Perjanjian Lama itu sudah tidak berlaku lagi? Apa yang kita inginkan di dalam hati kita? Apakah kita memiliki kerinduan bagi mereka untuk diselamatkan ataukah kita hanya ingin mereka binasa?
.
Inilah yang perlu kita renungkan hari ini. Bagaimana sikap hati kita kepada mereka yang giat melakukan apa yang mereka percaya walaupun mereka salah?
.
Teman-teman, marilah hari ini kita merindukan keselamatan bagi semua orang. Marilah kita jujur kepada diri kita sendiri dan menginginkan mereka untuk sama-sama masuk ke dalam kerajaan Surga. Jangan benci mereka, kasihi mereka (Mat. 5:44), sehingga terang Kristus bisa semakin nyata dalam hidup kita. Tuhan memberkati kita semua.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Yak. 1:12, "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ...
Media Removed
Yak. 1:12, "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.” . Mahkota kehidupan adalah sesuatu yang kita inginkan, bukan? Bagaimana kita bisa mendapatkannya? . Yak. ... Yak. 1:12, "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”
.
Mahkota kehidupan adalah sesuatu yang kita inginkan, bukan? Bagaimana kita bisa mendapatkannya?
.
Yak. 1:12 memberi tahu kita bagaimana cara untuk mendapatkan mahkota kehidupan, yaitu dengan menjadi “tahan uji.” Apa maksudnya “tahan uji?” Frasa sebelumnya menjelaskan, yaitu mereka yang sanggup bertahan dalam pencobaan. Ya, dengan kata lain, mahkota kehidupan diberikan kepada mereka yang bisa bertahan ketika melihat cewek seksi lewat, yang bisa bertahan untuk tidak berbohong kepada orang tua, yang bisa bertahan ketika orang lain memiliki kekayaan lebih (tidak iri hati).
.
Terdengar sulit? Tentu saja. Tetapi kita tidak ditinggalkan sendirian dalam melakukan ini semua. Ibr. 2:18, "Sebab oleh karena Ia [Yesus] sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.”
.
Yesus adalah jawabannya! Paulus berkata bahwa karena Yesus sudah menang melawan pencobaan ini, Ia bisa menguatkan kita juga! Bukankah ini sebuah pengharapan indah yang kita miliki? Kita tidak perlu berperang melawan pencobaan ini sendirian. Yesus ada bersama kita!
.
Ini mengingatkan kita kepada cerita 3 anak muda yang berani bertahan melawan pencobaan di Babel ketika mereka disuruh menyembah berhala (Dan. 3). Ketika mereka dilemparkan ke dapur api, tebak, siapakah yang ada bersama dengan mereka? Dan. 3:25 berkata bahwa anak dewa ada bersama mereka. Dalam bahasa aslinya, bukan anak dewa, tetapi seharusnya Anak Allah (Son of God). Dengan kata lain, Yesus sendiri ada bersama mereka dalam dapur api!
.
Ya, Tuhan ada bersama kita ketika kita mau berdiri dan bertahan bagi kebenaranNya. Kel. 14:14, "TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” Maukah kita memilih untuk menang dengan bantuan Yesus hari ini?
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Seberapa sering sih kita menaruh kedagingan kita lebih dari pada Tuhan? Contohnya, ketika kita ...
Media Removed
Seberapa sering sih kita menaruh kedagingan kita lebih dari pada Tuhan? Contohnya, ketika kita mau mencuri, tetapi kita tahu bahwa Tuhan berkata, "Jangan mencuri" (Kel. 20:15), tetapi kita tetap mencuri juga (bisa mencuri barang, waktu, dll.). Ini yang namanya menaruh kedagingan lebih ... Seberapa sering sih kita menaruh kedagingan kita lebih dari pada Tuhan? Contohnya, ketika kita mau mencuri, tetapi kita tahu bahwa Tuhan berkata, "Jangan mencuri" (Kel. 20:15), tetapi kita tetap mencuri juga (bisa mencuri barang, waktu, dll.). Ini yang namanya menaruh kedagingan lebih tinggi dari pada Tuhan dan firmanNya. Susunan ini harus benar dalam hidup kita. Penting untuk menaruh Tuhan, Pencipta kita, lebih tinggi dari pada kedagingan kita. Kita bisa melihat cerita ini dari Yusuf dan Maria, orang tua dari Yesus di bumi ini.
.
Pada waktu itu Maria dan Yusuf sudah bertunangan. Tetapi ditemukanlah bahwa Mari hamil. Yusuf ini berusaha untuk menceraikannya diam-diam, karena ia tidak mau mencemarkan nama Maria (Mat. 1:18-19). Kalau kamu jadi Yusuf, apa yang kamu rasakan? Sebelum menikah pasanganmu sudah hamil? Dengan kata lain ini hamil diluar nikah, bukan? Jadi Yusuf berpikir untuk menceraikan Maria secara diam-diam. Apa yang terjadi selanjutnya?
.
"Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: 'Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.'" (Mat. 1:20). Pada saat ini, apakah Yusuf memiliki pilihan? Ya! Yusuf memiliki dua pilihan. Apakah ia mau menceraikan Maria secara diam-diam atau mengikuti kata-kata Tuhan melalui malaikat ini. Apa yang ia lakukan?
.
"Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus." (Mat. 1:24-25).
.
Yusuf akhirnya menurut kata-kata malaikat Tuhan! Ia menaruh Tuhan lebih tinggi dari kedagingannya. Karena Yesus ini berasal Roh Kudus dalam rahim Maria, Yusuf bahkan tidak "bersetubuh" dengan Maria hingga Yesus lahir. Bukankah ini contoh yang baik bagi kita?
.
Marilah kita meletakkan Tuhan lebih tinggi dari kedagingan kita!
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Pernahkah anda mengeluh atau bahkan bepikir seperti ini: "Ah, saya tidak seberuntung orang itu. ...
Media Removed
Pernahkah anda mengeluh atau bahkan bepikir seperti ini: "Ah, saya tidak seberuntung orang itu. Orang itu makmur dan saya tidak." Sepertinya sering juga dengar hal ini. Apakah bijaksana dalam melakukan hal ini? Paulus berkata, "Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri ... Pernahkah anda mengeluh atau bahkan bepikir seperti ini: "Ah, saya tidak seberuntung orang itu. Orang itu makmur dan saya tidak." Sepertinya sering juga dengar hal ini. Apakah bijaksana dalam melakukan hal ini? Paulus berkata, "Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!" (2 Kor. 10:12). Tidaklah baik untuk membandingkan diri kita dengan diri orang lain. Dengan melakukan ini sering kali kita lupa akan berkat-berkat Tuhan yang sudah kita dapatkan pada saat ini.
.
Raja Salomo dengan hikmat dari Tuhan berkata, "Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan TUHAN dari pada banyak harta dengan disertai kecemasan. Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian" (Ams. 15:16-17). Di sini Raja Salomo memberikan kita hikmat mengenai kehidupan, bahwa lebih baik untuk memiliki sedikit dan makan lebih sederhana tetapi disertai oleh takut akan Tuhan dan juga kebahagiaan.
.
Orang yang dipercayakan oleh Tuhan dengan kemakmuran dan kekayaan harus bertanggung jawab kepadaNya pada masa penghakiman (Mat. 25:14-30). Apakah mereka menggunakan uang itu untuk kemuliaan Tuhan atau kepuasaan diri. Sifat mementingkan diri atau serakah itu bukanlah sifat yang kita mau tumbuhkan, karena itu bukan sifat Tuhan.
.
Biarlah doa kita setiap hari "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya" (Mat. 6:11). Yesus mengajarkan kita untuk hidup cukup dan bersyukur akan hal ini. Biarlah kita melihat berkat-berkat sekitar kita, dan bersyukur akan hal-hal itu. "Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari" (Mat. 6:34).
.
Coba tulis paling sedikit 5 hal yang kamu syukuri pada hari ini! Dan coba untuk tulis setiap harinya.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Akhirnya teman-teman!! Kita tiba juga di pasal terakhir dari kitab Wahyu. Jangan lewatkan pesan ...
Media Removed
Akhirnya teman-teman!! Kita tiba juga di pasal terakhir dari kitab Wahyu. Jangan lewatkan pesan terakhir dari Yesus! Yuk, kita langsung saja lihat pasal terakhir ini. . Ada satu frasa yang Yesus ulang berkali-kali di sini. . Wah. 22:7, "Sesungguhnya Aku datang segera.” Wah. 22:12, ... Akhirnya teman-teman!! Kita tiba juga di pasal terakhir dari kitab Wahyu. Jangan lewatkan pesan terakhir dari Yesus! Yuk, kita langsung saja lihat pasal terakhir ini.
.
Ada satu frasa yang Yesus ulang berkali-kali di sini.
.
Wah. 22:7, "Sesungguhnya Aku datang segera.” Wah. 22:12, "Sesungguhnya Aku datang segera.” Wah. 22:20, “… Ya, Aku datang segera! …”
.
Intinya, YESUS AKAN DATANG SEGERA. Inilah pesan terakhir dari Yesus untuk kita di kitab Wahyu ini. Tetapi pertanyaannya, apa yang langkah selanjutnya jika saya sudah percaya? Wahyu 22 menjawab ini.
.
Pertama, jika kita percaya Yesus akan datang segera, baiklah kita menuruti semua perkataan di kitab ini (Wah. 22:7). Dengan kata lain, turutilah nubuatan-nubuatan yang sudah Ayat Alkitab Harian bahas dari bulan Januari. Coba pelajari lagi dan ikuti firman Tuhan yang sudah dibahas.
.
Kedua, Yesus berkata di Wah. 22:12, "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.” Dengan kata lain, lagi-lagi Yesus menekankan PERBUATAN. Ia ingin melihat kita menurut melalui perbuatan.
.
Terkahir, Wah. 22:18-20 menghimbau kita untuk tidak “menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini.” Dengan kata lain, jangan ubah apa yang sudah tertulis. Turutilah semua yang TERTULIS di kitab Wahyu.
.
Kesimpulannya, jika kita betul-betul percaya bahwa Yesus akan datang segera, turutilah perintah-perintahNya di kitab Wahyu. Waktu sudah sangat singkat teman-teman. Tidak perlu lagi kita melakukan hal-hal yang tidak akan menyelamatkan kita. Bersiaplah! Tuhan memberkati.
.
.
Halo-halo! Akhirnya kita sudah tamat dengan kitab Wahyu! Jika teman-teman merasa terberkati, tolong kirim kami DM! Kami ingin tau bagaimana pelajaran ini sudah memberkati teman-teman. Ada masukan? Jangan sungkan, kirim DM juga ya! Ada request? Kirim DM juga! Sampai bertemu di seri selanjutnya!
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Berapa sih dari kamu yang tumbuh di gereja? Sejak kamu kecil, kamu sudah mendengar mengenai Yesus ...
Media Removed
Berapa sih dari kamu yang tumbuh di gereja? Sejak kamu kecil, kamu sudah mendengar mengenai Yesus Kristus yang mati bagi umat manusia. Setiap minggu pergi ke gereja juga, tetapi apakah kamu sudah memilih untuk mengikut Tuhan untuk dirimu sendiri? Atau sekarang kamu pergi ke gereja, berdoa, ... Berapa sih dari kamu yang tumbuh di gereja? Sejak kamu kecil, kamu sudah mendengar mengenai Yesus Kristus yang mati bagi umat manusia. Setiap minggu pergi ke gereja juga, tetapi apakah kamu sudah memilih untuk mengikut Tuhan untuk dirimu sendiri? Atau sekarang kamu pergi ke gereja, berdoa, oleh hanya karena kebiasaan?
.
Sudahkah kamu mengenal Tuhan untuk diri sendiri? Pemazmur berkata, "Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!" (Maz. 34:9). "Kecaplah" kata lainnya adalah “rasakan.” Bayangkan ada sebuah jeruk dan kamu belum pernah merasakan jeruk sebelumnya. Tetapi kakakmu sudah merasakannya dan mendeskripsikan rasanya kepadamu. Lalu air liurmu mulai keluar. Apakah kamu sudah mengerti rasa jeruk sepenuhnya pada saat ini? Belum. Kamu akan mengerti rasa jeruk sampai kamu merasakannya sendiri. Dan inilah yang harus kita alami bersama Tuhan. Pengalaman orang tua kita dengan Tuhan tidak bisa menjadi pengalaman kita.
.
Ini mengingatkan kita kepada perumpamaan 5 gadis pintar dan 5 gadis bodoh di Mat. 25:1-13. Mereka tertidur ketika menunggu mempelai laki-laki. Tetapi ketika mereka terbangun karena mempelai laki-laki itu datang, 5 gadis bodoh ini kekurangan minyak dan berkata, "Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam" (Mat. 25:8). Apa respon dari mereka yang bijaksana? "Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ" (Mat. 25:9). Mengapa gadis bijaksana ini tidak mau memberikan minyaknya? Kok rasanya kaya pelit ya?
.
Minyak ini juga melambangkan pengalaman pribadi kita dengan Tuhan. Kita tidak bisa berbagi pengalaman kita dengan Tuhan kepada orang lain. Pengalaman pribadi kita bersama Tuhanl-ah yang akan mempersiapkan kita untuk kedatanganNya!
.
Semoga Tuhan tidak akan berkata, "Aku tidak pernah mengenal kamu!" (Mat. 7:23).
.
Alamilah Tuhan untuk dirimu sendiri mulai dari hari ini! Biarlah ini menjadi doamu.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Seberapa sering sih kita memikirkan Yerusalem Baru? Terkadang kita menggunakan waktu lebih banyak ...
Media Removed
Seberapa sering sih kita memikirkan Yerusalem Baru? Terkadang kita menggunakan waktu lebih banyak untuk memikirkan hal-hal yang fana atau kelihatan dan tidak menggunakan banyak waktu untuk memikirkan hal-hal kekekalan yang tidak kelihatan (2 Kor. 4:18). Dalam Wahyu 21, Tuhan memberikan ... Seberapa sering sih kita memikirkan Yerusalem Baru? Terkadang kita menggunakan waktu lebih banyak untuk memikirkan hal-hal yang fana atau kelihatan dan tidak menggunakan banyak waktu untuk memikirkan hal-hal kekekalan yang tidak kelihatan (2 Kor. 4:18). Dalam Wahyu 21, Tuhan memberikan deskripsi Yerusalem Baru untuk memberi pengharapan kepada kita selagi di dunia ini yang penuh dosa, penderitaan, dan kesusahan.
.
Wah. 21:3, "Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: 'Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.'" Bukankah itu indah bahwa Tuhan akan ada ditengah-tengah manusia lagi seperti di taman Eden pertama kali? Manusia bisa berkomunikasi dengan Tuhan secara langsung karena dosa sudah tidak lagi memisahkan Tuhan dan manusia (Yes. 59:2). Dengan kata lain, dosa sudah tidak ada lagi!
.
Wah. 21:4-5 "Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: 'Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!' Dan firman-Nya: 'Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.’"
.
Jika anda sakit atau mengalami dukacita, coba pikirkan mengenai Yerusalem Baru! Kalau kita percaya kepada Yesus Kristus dalam hidup ini, kita akan dibangkitkan pada kedatangan Yesus yang kedua kali, lalu berada di surga selama 1000 tahun, pada akhirnya akan hidup selama-lamanya di Yerusalem Baru. Bukankah itu indah untuk hidup selama-lamanya bersama Tuhan dan di lingkungan yang bebas dari dosa?
.
Wah. 21:11, "Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal." Rumah-rumah mewah di dunia ini kita pikir sudah luar biasa. Yerusalem Baru akan jauh lebih luar biasa! Coba pelajari sendiri Wahyu 21 lebih lanjut mengenai Yerusalem Baru!
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Wahyu 21: Bersyukurkah teman-teman akan kitab Wahyu? Tuhan telah memberikan kita sedikit informasi ...
Media Removed
Wahyu 21: Bersyukurkah teman-teman akan kitab Wahyu? Tuhan telah memberikan kita sedikit informasi mengenai Surga dan Yerusalem Baru! Bukankah ini luarbiasa? Tentunya akan banyak lagi yang kita akan lihat di Surga dan Yerusalem Baru. Tetapi pertanyaannya, rindukah kamu untuk masuk ... Wahyu 21: Bersyukurkah teman-teman akan kitab Wahyu? Tuhan telah memberikan kita sedikit informasi mengenai Surga dan Yerusalem Baru! Bukankah ini luarbiasa? Tentunya akan banyak lagi yang kita akan lihat di Surga dan Yerusalem Baru. Tetapi pertanyaannya, rindukah kamu untuk masuk ke sana?
.
Wahyu 21 dimulai dengan penglihatan Yohanes mengenai Yerusalem Baru. Ini akan terjadi setelah 1000 tahun di surga dan juga penghakiman kepada orang-orang yang tidak selamat (Wah. 20). "Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya" (Wah. 21:1-2).
.
Pertanyaannya, siapa yang bisa diselamatkan? "Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku" (Wah. 21:7). Apa maksudnya menang? Apakah mereka yang menang dari perlombaan atau apa? Ingatkah teman-teman bahwa pergumulan kita manusia itu adalah pergumulan terhadap dosa? Mereka yang menang dari dosa akan berada di Yerusalem Baru. Amin?
.
Nah, sanggupkah kita menang akan dosa? Ya! Inilah yang Alkitab ajarankan. "Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya" (1 Pet. 2:21-22). Yesus sebagai manusia di dunia ini telah memberi contoh kepada kita untuk hidup tanpa berbuat dosa. Tuhan akan memberi kita kekuatan yang sama juga untuk menang terhadap dosa! "Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia" (1 Yoh. 3:6).
.
Rindukah anda untuk berada di Yerusalem Baru? Mulailah berdoa supaya Tuhan bantu kita menang terhadap dosa.
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Siapa yang ingat ketika ibu atau mama meminta tolong kamu untuk mencuci piring atau melihat baju, ...
Media Removed
Siapa yang ingat ketika ibu atau mama meminta tolong kamu untuk mencuci piring atau melihat baju, kamu berkata, “Sebentar ya 5 menit lagi"? Dan pada akhirnya anda lupa melakukan hal tersebut. Sepertinya banyak yang mengalami hal ini dalam masa kecil dan remaja kita. . Sadarkah teman-teman, ... Siapa yang ingat ketika ibu atau mama meminta tolong kamu untuk mencuci piring atau melihat baju, kamu berkata, “Sebentar ya 5 menit lagi"? Dan pada akhirnya anda lupa melakukan hal tersebut. Sepertinya banyak yang mengalami hal ini dalam masa kecil dan remaja kita.
.
Sadarkah teman-teman, kalau kita bisa juga melakukan hal yang sama kepada Tuhan. Yesus sudah berkata, “Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu" (Mat. 28:19, 20). Apakah kita menjawab "Tuhan, 5 menit lagi ya," dan pada akhirnya kita tidak menjadi saksi bagi Tuhan?
.
Tuhan mencari orang yang bersedia untuk digunakan untuk pengabaran Injil Yesus Kristus. Banyak orang diluar sana yang haus akan kebenaran firman Tuhan, juga yang mencari pengharapan dan kehidupan yang lebih baik. Mereka mencari-cari jawaban mengenai kehidupan ini. Apakah kamu bersedia untuk dipakai oleh Tuhan? "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit" (Mat. 9:37).
.
Seperti Petrus, dalam pelayanannya di Lida, melalui kekuatan dan kuasa dari Tuhan menyembuhkan Eneas yang sudah lumpuh 8 tahun. "Kata Petrus kepadanya: 'Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!' Seketika itu juga bangunlah orang itu. Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada Tuhan" (Kis. 9:34-35). Bukankah itu luar biasa melihat banyak orang yang berbalik kepada Tuhan setelah mujizat yang Petrus buat?
.
Teman-teman, Tuhan juga ingin kamu dan saya membawa jiwa-jiwa berbalik kepada Yesus. Mungkin bukan melalui mujizat, tetapi mungkin dengan menjadi saksi Tuhan melalui perkataan, tindakan, membagikan firmanNya kepada teman-teman sekitar kita. Tapi pertanyaannya, maukah anda dipakai oleh Tuhan untuk pengabaran Injil? Mulailah berdoa akan hal ini pada hari ini! "Tuhan aku bersedia untuk dipakai oleh-Mu untuk mengabarkan Injil.”
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Wah. 20:5, 7-9 "Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu ...
Media Removed
Wah. 20:5, 7-9 "Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu… Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, ... Wah. 20:5, 7-9 "Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu… Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu."
.
Setelah 1000 tahun, dimana penghakiman telah diselesaikan, akan ada kebangkitan kedua. Kebangkitan kedua ini adalah kebangkitan dari orang-orang yang tidak setia, yang mendapat tanda binatang, orang-orang yang tidak memilih untuk mengikut Tuhan sejak awal penciptaan. Mereka akan bangkit dan bergabung dengan Setan dan berusaha untuk menyerang "orang-orang kudus."
.
Wah. 20:9-10, "Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya."
.
Penghakiman bagi Setan dan pengikutnya akan terjadi. Apakah ini akan terjadi "selama-lamanya"? Bagaimana Tuhan yang Maha Pengasih mau membakar Setan dan pengikutnya selama-lamanya?
.
Perlu kita perhatikan penggunakan kata "selama-lamanya" atau "kekal" di dalam Alkitab, terutama mengenai penghakiman. “Sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang" (Yud 1:7). Perhatikan kata "api kekal,” apakah Sodom dan Gomora masih terbakar hari ini? Tidak, mereka sudah dibakar habis.
.
Prinsip ini sama di sini, bahwa Setan dan pengikutnya akan dibakar bukan untuk selama-lamanya tetapi akan terbakar hingga habis dan itu bukan selama-lamanya. Karena "Allah adalah kasih" (1 Yoh. 4:8).
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Wah. 20:4-5, "Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka ...
Media Removed
Wah. 20:4-5, "Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang ... Wah. 20:4-5, "Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun. Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama."
.
Alkitab mengajarkan ada 2 kebangkitan. Dari deskripsi ayat di atas, yang disebut kebangkitan pertama itu adalah kebangkitan orang-orang kudus. “Semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal" (Yoh. 5:28-29). Mereka (orang-orang dari deskripsi Wah. 20:4-5) akan hidup dibangkitkan pada kedatangan Yesus yang kedua kali (1 Tes. 4:16) dan naik ke surga dan tinggal di sana untuk 1000 tahun.
.
Apa yang akan mereka lakukan di sana? “Kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi" (Wah. 20:4). Paulus juga menulis, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia?" (1 Kor. 6:2). Ternyata, Paulus pun mengerti akan hal ini! Bukankah itu hak istimewa bagi orang-orang kudus melakukan pekerjaan penghakiman? Mereka ini akan menghakimi mereka yang memilih untuk menyembah binatang (lihat renungan Wahyu 13) dan tidak menyembah Tuhan yang setia, mereka yang memilih dunia lebih daripada Kristus.
.
Setelah mereka menghakimi, orang-orang kudus akan sadar, “Sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya" (Wah. 19:2).
.
Mereka yang jahat akan dihakimi dengan standar hukum Tuhan (Yak. 2:12), “masing-masing menurut perbuatannya" (Wah. 20:13). Siapkah kita menghadapi penghakiman ini?
.
Apa yang akan terjadi setelah penghakiman selesai dalam masa 1000 tahun? Stay tune!
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Selamat pagi teman-teman! Kita sudah tiba di pasal ke-20 dari kitab Wahyu. Pasal ini berbicara ...
Media Removed
Selamat pagi teman-teman! Kita sudah tiba di pasal ke-20 dari kitab Wahyu. Pasal ini berbicara mengenai masa seribu tahun, penghakiman, dan juga kebangkitan. . Wah. 20:1-3, "Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di ... Selamat pagi teman-teman! Kita sudah tiba di pasal ke-20 dari kitab Wahyu. Pasal ini berbicara mengenai masa seribu tahun, penghakiman, dan juga kebangkitan.
.
Wah. 20:1-3, "Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya."
.
Dimanakah jurang maut ini? Kalau kita pelajari Wah. 20, di ayat-ayat selanjutnya pasal ini berbicara mengenai kebangkitan yang akan terjadi. Bagaimana kita bisa tahu bahwa jurang maut ini adalah bumi dimana kita berada?
.
Jurang itu gelap, bukan? Dan itulah deskripsi mengenai bumi kita setelah Yesus datang untuk yang kedua kali (lihat Wah. 6:14, 16). Ini juga adalah deskripsi bumi kita saat penciptaan. "Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya" (Yer. 4:23). "Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya" (Kej. 1:2).
.
Setan dan malaikat-malaikatnya akan berada di bumi ini selama 1000 tahun. Mereka tidak bisa menyesatkan orang-orang lagi.
.
Teman-teman, bukankah Alkitab memberikan kita rincian perkara di masa depan secara luar biasa? Kalau nubuatan yang sudah lewat terpenuhi secara akurat, itu berarti masa 1000 tahun ini pun akan terjadi! Maukah teman-teman percaya kepada nubuatan?
.
Apa yang akan terjadi sebelum dan sesudah masa seribu tahun ini? Stay tune!
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Kita sudah lihat bagaimana “pelacur besar” itu dihakimi ketika Tuhan datang yang kedua kali. Perlu ...
Media Removed
Kita sudah lihat bagaimana “pelacur besar” itu dihakimi ketika Tuhan datang yang kedua kali. Perlu kita perhatikan bahwa penghakiman ini terjadi di “perkawinan (perjamuan) Anak Domba” (Wah. 19:7, 9). . Kemarin kita sudah lihat juga ayat 18-21 bahwa yang menjadi makanan di perjamuan ... Kita sudah lihat bagaimana “pelacur besar” itu dihakimi ketika Tuhan datang yang kedua kali. Perlu kita perhatikan bahwa penghakiman ini terjadi di “perkawinan (perjamuan) Anak Domba” (Wah. 19:7, 9).
.
Kemarin kita sudah lihat juga ayat 18-21 bahwa yang menjadi makanan di perjamuan ini adalah musuh-musuh Tuhan. Dan jelas di ayat 17 bahwa makanan ini dihidangkan di “perjamuan yang besar” (Wah. 19:17). Dengan kata lain, seluruh pasal 19 ini berpusat di perjamuan kawin Anak Domba ini. Lalu, bagaimana kita tahu bahwa perkawinan ini terjadi di kedatagan Yesus yang kedua?
.
Ketika Yesus di bumi ini, ada sebuah perumpamaan mengenai perjamuan kawin. Apakah teman-teman ingat Mat. 25:1-13?
.
Perumpamaan ini memberikan kita petunjuk lebih lanjut mengenai perjamuan kawin yang Alkitab maksudkan. Mat. 25:1, "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis…” Mat. 25:13, "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.”
.
Yesus mengatakan bahwa perumpamaan ini adalah mengenai Kerajaan Sorga yang tidak diketahui kapan akan datangnya. Kalau teman-teman tahu, ayat di Mat. 25:13 ini mirip dengan ayat-ayat lain yang penulis Alkitab gunakan untuk menunjuk kepada kedatangan Yesus yang kedua, contohnya, 1 Tes. 5:6.
.
Dengan begitu, perjamuan kawin ini adalah perjamuan yang akan terjadi di kedatangan Yesus yang kedua.
.
Wah. 19:7, “… Hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.”
.
Tetapi siapakah pengantin ini? Wah. 21:2 menjelaskan bahwa Yerusalem baru adalah pengantin Tuhan. Perlu diperhatikan bahwa Yerusalem baru hanya akan turun di Wah. 21. Dengan kata lain, di Wah. 19 umat Tuhan-lah yang akan naik ke surga ke Yerusalem baru.
.
Yesus memberikan perumpamaan mengenai perjamuan kawin juga di Mat. 22:1-14. Mereka mengundang banyak orang, tetapi hanya sedikit yang siap dan memiliki “pakaian pesta.” Pertanyaan untuk kita, siapkah kita untuk masuk kerajaan surga?
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Wahyu 19 ini adalah lanjutan dari Wah. 18. Kita telah melihat di dalam pasal 18 mengenai kejatuhan ...
Media Removed
Wahyu 19 ini adalah lanjutan dari Wah. 18. Kita telah melihat di dalam pasal 18 mengenai kejatuhan Babel dan dipanggilNya umat Tuhan untuk keluar dari sana. Di dalam Wahyu 19 kita akan melihat penghakiman Tuhan terhadap Babel pada kedatangan Yesus yang kedua, karena Yesus akan datang sebagai ... Wahyu 19 ini adalah lanjutan dari Wah. 18. Kita telah melihat di dalam pasal 18 mengenai kejatuhan Babel dan dipanggilNya umat Tuhan untuk keluar dari sana. Di dalam Wahyu 19 kita akan melihat penghakiman Tuhan terhadap Babel pada kedatangan Yesus yang kedua, karena Yesus akan datang sebagai "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan" (Wah. 19:16). Lihat bagaimana pasal 19 mendeskripsikan kedatangan Yesus.
.
Wah. 19:11, 14, "Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: 'Yang Setia dan Yang Benar', Ia menghakimi dan berperang dengan adil… Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih."
.
Gambaran selanjutnya yang kita akan lihat adalah "binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya" (Wah. 19:19). Wow, mereka berusaha melawan Yesus dan tentaraNya pada kedatanganNya yang kedua kali!
.
Apa hasilnya? “Keduanya (binatang dan raja-raja di bumi) dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang" (Wah. 19:20). Ini penghakiman terhadap binatang dan raja-raja di bumi pada kedatangan Yesus yang kedua. .
Wah. 19:1, 2, "Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: 'Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita, sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu.'"
.
Penghuni surga itu sadar bahwa penghakiman Tuhan itu adil! Itu sebabnya penghakiman itu milik Tuhan bukan kita manusia. Tuhan yang tahu semua motif dalam hati kita. Maukah kita bersandar sepenuhnya kepada penghakiman Tuhan?
.
#UnlockingtheRevelation
Read more
Pernahkah anda berpikir bahwa Tuhan-lah yang bermasalah dan bukan kita? Kita sudah berdoa sungguh-sungguh ...
Media Removed
Pernahkah anda berpikir bahwa Tuhan-lah yang bermasalah dan bukan kita? Kita sudah berdoa sungguh-sungguh untuk sesuatu, tetapi seperti ya Tuhan tidak mendengar dan tidak menjawab doa-doa kita. Siapa sih yang bermasalah? Kita atau Tuhan? Apakah Tuhan mau membantu dan menolong kita? . Ya! ... Pernahkah anda berpikir bahwa Tuhan-lah yang bermasalah dan bukan kita? Kita sudah berdoa sungguh-sungguh untuk sesuatu, tetapi seperti ya Tuhan tidak mendengar dan tidak menjawab doa-doa kita. Siapa sih yang bermasalah? Kita atau Tuhan? Apakah Tuhan mau membantu dan menolong kita?
.
Ya! "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar" (Yes. 59:1). Tuhan itu selalu mau untuk mendengar dan menolong kita manusia.
.
Dalam Alkitab, Tuhan memiliki banyak sekali janji-janji yang Ia akan berikan kepada kita ketika "kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya" (1 Yoh. 5:14). Tetapi pertanyaannya, apakah Tuhan akan menjawabnya langsung setelah anda berdoa? Atau 1 minggu depan? Satu bulan depan? Satu tahun depan? Alkitab berkata, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya" (Peng. 3:11). Kita tidak tahu kapan Tuhan akan jawab, tapi Ia akan jika kita memintanya sesuai dengan kehendakNya.
.
Coba lihat yang Tuhan katakan kepada hambaNya, Habakuk. "Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh" (Hab. 2:3). Memang ini sedang berbicara mengenai penglihatan yang Tuhan beri kepada Habakuk, tetapi ini juga bisa kita aplikasikan kepada janji-janji Tuhan. Bahwa janji Tuhan itu mungkin lambat untuk terjadi dalam hidup kita, tetapi itu akan terjadi.
.
Siapa yang bermasalah sebenarnya? Kita yang sering kali tidak sabar dalam menunggu janji Tuhan dalam hidup kita. Apakah itu janji mengenai kesembuhan, kecukupan, perlindungan, dll. Kita sering kali mau Tuhan bekerja, langsung setelah kita berdoa. Tetapi kalau itu terjadi, kita belum melatih iman kita untuk percaya kepada Tuhan. Itu sebabnya Tuhan katakan kepada Habakuk, "Orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya" (Hab. 2:4) atau "Orang benar akan hidup oleh iman." (Rom. 1:17).
.
Kita yang bermasalah, bukan Tuhan. Latih iman percaya anda kepada Tuhan! .
#AyatAlkitabHarian
Read more
2 Tim. 3:1-4, "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan ...
Media Removed
2 Tim. 3:1-4, "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima ... 2 Tim. 3:1-4, "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah."
.
Dari deskripsi yang Paulus tulis mengenai akhir zaman, kita bisa melihat bahwa sifat mementingkan diri itu akan terlihat disegala aspek kehidupan. Karena semua akar dosa itu adalah dari sifat mementingkan diri. Baik itu berbohong, berzinah, menyombongkan diri, dll., semuanya itu datang karena sifat mementingkan diri. .
Bagaimana supaya kita belajar untuk tidak mementingkan diri? Atau menang dari sifat mementingkan diri?
.
Gal. 2:20, "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Roma 6:4, 6, "Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru... Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa."
.
Kita perlu mengalami lahir baru. Mintalah hati yang baru kepada Yesus (Yeh. 36:25-27), hati yang tidak mementingkan diri sendiri. Biarlah doa kita pada hari adalah berikan kami hati yang baru Tuhan. Buangkanlah sifat mementingkan diri daripada kami. Dan ajarlah kami supaya mementingkan orang lain lebih daripada kami.
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Seberapa sering kita mendapatkan diri kita memikirkan diri sendiri? Memikirkan soal kesusahan ...
Media Removed
Seberapa sering kita mendapatkan diri kita memikirkan diri sendiri? Memikirkan soal kesusahan yang kita hadapi, tantangan yang dihadapi, dll. Pikiran kita fokus kepada "saya dan saya." Coba hitung deh berapa kali anda memiliki percakapan yang berfokus dengan "saya" dalam satu hari. . Apakah ... Seberapa sering kita mendapatkan diri kita memikirkan diri sendiri? Memikirkan soal kesusahan yang kita hadapi, tantangan yang dihadapi, dll. Pikiran kita fokus kepada "saya dan saya." Coba hitung deh berapa kali anda memiliki percakapan yang berfokus dengan "saya" dalam satu hari.
.
Apakah ada masalah dengan hal ini? Apakah Alkitab mengajarkan kita untuk berfokus pada diri sendiri?
.
Inilah yang menjadi masalah oleh Lusifer atau Setan. Yes. 14:13-14, "Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!" Inilah yang Setan ucapkan. Setan itu ingin seperti Tuhan. Dan semuanya berfokus pada “saya (aku).”
.
Sifat mementingkan diri itu bukan datang dari Tuhan. Kalau kita lihat alam, pohon-pohon yang menghasilkan buah, selalu dihasilkan untuk manusia, dan binatang- binatang. Tidak ada pohon yang memakan hasil buahnya sendiri, bukan?
.
Teman-teman, Tuhan mau kita belajar untuk tidak mementingkan diri tetapi mementingkan orang lain.
.
Fil. 2:3-5, "Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus."
.
Pemikiran ini perlu dilatih dalam hidup kita. Ketika anda sedang berpikir untuk mementingkan diri, berdoalah dan minta kekuatan dari surga. Maukah anda belajar untuk tidak mementingkan diri? Maka orang-orang disekitarmu akan melihat Kristus di dalam hidupmu!
.
#AyatAlkitabHarian
Read more
Bagian terakhir dari Wahyu 18 ini menjelaskan sesuatu yang mungkin belum pernah terpikir di benak ...
Media Removed
Bagian terakhir dari Wahyu 18 ini menjelaskan sesuatu yang mungkin belum pernah terpikir di benak pikiran anda. Kita akan lihat sama-sama apa yang Alkitab katakan lebih lanjut mengenai Babilon di akhir zaman. . Wah. 18:10-13, "Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya ... Bagian terakhir dari Wahyu 18 ini menjelaskan sesuatu yang mungkin belum pernah terpikir di benak pikiran anda. Kita akan lihat sama-sama apa yang Alkitab katakan lebih lanjut mengenai Babilon di akhir zaman.
.
Wah. 18:10-13, "Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata: ‘Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel, hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!’ Dan pedagang-pedagang di bumi menangis dan berkabung karena dia, sebab tidak ada orang lagi yang membeli barang-barang mereka, yaitu barang-barang dagangan dari emas dan perak, permata dan mutiara, dari lenan halus dan kain ungu, dari sutera dan kain kirmizi, pelbagai jenis barang dari kayu yang harum baunya, pelbagai jenis barang dari gading, pelbagai jenis barang dari kayu yang mahal, dari tembaga, besi dan pualam, kulit manis dan rempah-rempah, wangi-wangian, mur dan kemenyan, anggur, minyak, tepung halus dan gandum, lembu sapi, domba, kuda dan kereta, budak dan bahkan nyawa manusia."
.
Apakah teman-teman sadar saat membaca Wah. 18, bahwa Babilon itu berkoneksi dengan bisnis-bisnis emas, perak, permata, mutiara, dll.?
.
Babilon ternyata memiliki kuasa atau kontrol akan perekonomian akan banyak bisnis! Sebuah kuasa agama yang akan memiliki kuasa sipil atau negara, ternyata juga memiliki kuasa akan perekonomian.
.
Ini mengingatkan kita kepada ayat di Wah. 13:16-17, "Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya."
.
Dan ingat tanda binatang itu bukan chip yang ada di dahi kita secara literal (pelajari renungan kami sebelum-sebelumnya).
.
Ingatlah bahwa pada akhirnya, uang itu bukan apa-apa. Keselamatan kita lebih penting daripada uang! Apakah yang menjadi tujuan utamamu?
.
#UnlockingtheRevelation
Read more

Loading...