Loading Content...

Pamit untuk tulus

Loading...


Unique profiles
9
Most used tags
Total likes
0
Top locations
香格里拉樂園, Tanah Bugis Soppeng
Average media age
851 days
to ratio
3.5
Monokrom duniaku, seperti Sewindu bahkan 1000 tahun lamanya tidak berjumpa Teman Hidup. Berharap ...
Media Removed
Monokrom duniaku, seperti Sewindu bahkan 1000 tahun lamanya tidak berjumpa Teman Hidup. Berharap Lekas kembali menemani Tuan Nona Kesepian, berandai aku dan kau bisa Tukar Jiwa.Tapi aku yakin aku Manusia, Kuat menunggu Tanggal Merah itu datang, dan Pamit untuk pulang; agar bisa menyanyikan ... Monokrom duniaku, seperti Sewindu bahkan 1000 tahun lamanya tidak berjumpa Teman Hidup. Berharap Lekas kembali menemani Tuan Nona Kesepian, berandai aku dan kau bisa Tukar Jiwa.Tapi aku yakin aku Manusia, Kuat menunggu Tanggal Merah itu datang, dan Pamit untuk pulang; agar bisa menyanyikan nyanyian Merdu Untukmu.
Layar belakang bukan labirin, saya pun tidak mirip Tulus dan bukan Gajah.
.
.
.
#irama #permainankata #tulus
Read more
Loading...
PAMIT - TULUS @tulusm by @cukehabibi by @megafirdhania Sebuah lagu untuk menyudahi sebuah hubungan, ingin pamit dan berteman saja Cek full videonya di channel youtube Cuke Habibi. Don't forget to like and subscribe! Hope you like it fellas #indomusikgram ... PAMIT - TULUS @tulusm
🎻 by @cukehabibi
🎹🎤 by @megafirdhania

Sebuah lagu untuk menyudahi sebuah hubungan, ingin pamit dan berteman saja 😭😭😭
Cek full videonya di channel youtube Cuke Habibi. Don't forget to like and subscribe! Hope you like it fellas ❤ 🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹🔶🔹 #indomusikgram @indomusikgram
#infiacoversong @infia_showbiz
#vokalplus @vokalplus
#indoakustikgram @indoakustikgram
#musicbookindo @musikbookindo
#indovidgram @indovidgram
#bantenvidgram @bantenvidgram
#ivgsundaymusic

#indomusically #piano #violin #cover #pianocover #violincover #pianist #singer #vocal #pamit #tulus #music #musica #musical #musically #instamusic
Read more
[Penantian]<span class="emoji emoji1f380"></span> Pernah berkali-kali aku terhanyut dalam asa, berharap bahwa kau akan kembali meramu ...
Media Removed
[Penantian] Pernah berkali-kali aku terhanyut dalam asa, berharap bahwa kau akan kembali meramu rindu. Membawa sebuah temu untuk kemudian kita leburkan bersama, menghubungiku lagi sebagai tanda jika kau masih ingin kita saling berbagi kasih, sebagai peringatan kalau di antara kita ... [Penantian]🎀 Pernah berkali-kali aku terhanyut dalam asa, berharap bahwa kau akan kembali meramu rindu. Membawa sebuah temu untuk kemudian kita leburkan bersama, menghubungiku lagi sebagai tanda jika kau masih ingin kita saling berbagi kasih, sebagai peringatan kalau di antara kita tentu tidak bisa merasakan kehilangan, dan juga sebagai bentuk atas keterbiasaan kita yang selalu memberi kabar agar tidak ada celah hambar pun tawar.

Barangkali harapanku saja yang terlalu mengudara tinggi, hingga kenyataan datang menampar seluruh atmaku. Naluriku sangat payah, tujuanku musnah di depan realita, hari-hari begitu sendu yang kulalui dengan rangkaian derita. Dirimu memang tidak ditakdirkan untuk kembali, sebab mungkin ruang kosongku bukanlah pulangmu. Kala itu aku yang hanya berkemampuan menciptakanmu lewat khayal di hulubalang, candu malang melintang.

Setelah perpisahan tanpa ada kata pamit, setelah sekejap kisah berakhir tanpa sulit. Ada aku yang setia menunggu meski sadar kau pasti tidak akan hadir, bahkan sekadar menyapa kepedihan yang telanjur buas karena memar luka melampau batas. Kau pergi tiada aba-aba dahulu, kau seolah menghindar membuatku bertanya-tanya serta yang kutemukan jawaban berujung pilu. Kulantunkan namamu melalui doa, kau abadi di nostalgia. ••••• Aku tiba pada waktu prasangka terpatahkan, kau mencariku sebab aku menyediakan tempat bernama rumah bukan sementara singgah. Irama sedihku kini pecah, berubah tangis namun berbalut haru bahagia. Kepadamu pertahananku runtuh, aku berikan kau kesempatan kedua seraya kita memperbaiki semua. Tidak ada yang salah jikalau memutuskan kembali bersatu, aku percaya Tuhan sang penentu. Penantian dalam tulus permohonan di sepanjang ganjil, sudah membuahkan hasil.

Dan teruntuk engkau, tolong jangan pergi lagi, yakinkan aku bahwa patah belum tentu menjadikan duniaku kalah, patah hanya cukup dirayakan meriah. Aku lupakan segala pusaran yang berduka, karena kau adalah celaka yang paling aku suka. —
Read more
. Penampilan TULUS saat membawakan "Manusia Kuat, Pamit, Ruang Sendiri" bersama Glorify The Lord Ensemble di panggung Indonesian Choice Awards 2018. . . Tahun ini, #ManusiaKuat dari TULUS berkolaborasi dengan @papermoonpuppet yang disutradarai dan diproduksi oleh @embarafilms, ... .
Penampilan TULUS saat membawakan "Manusia Kuat, Pamit, Ruang Sendiri" bersama Glorify The Lord Ensemble di panggung Indonesian Choice Awards 2018.
.
.
Tahun ini, #ManusiaKuat dari TULUS berkolaborasi dengan @papermoonpuppet yang disutradarai dan diproduksi oleh @embarafilms, berhasil dinobatkan sebagai “Music Video of The Year” di ajang Indonesian Choice Awards NET 5.0
.
.
Apa pendapat Teman TULUS untuk penampilan TULUS bersama @glorifythelordensemble ?
.
.
Sumber 📹 : Kanal YouTube Netmediatama yang diunggah pada 9 Mei 2018
.
.
Bagian 4
.
.
#ICA5 #AlbumMonokromTULUS
Read more
Kira-kira setelah shooting film Night Bus... Kita tidak sengaja bertemu di RS sekitar Jak-Sel. Jalannya ...
Media Removed
Kira-kira setelah shooting film Night Bus... Kita tidak sengaja bertemu di RS sekitar Jak-Sel. Jalannya sudah pelan, sedikit tertatih-tatih... Badannya kurus, lesu dan seperti membungkuk... Kita beradu mata, dia tersenyum... Saya hampiri... Dia tanya... "Elo ngapain disini?" Saya ... Kira-kira setelah shooting film Night Bus...
Kita tidak sengaja bertemu di RS sekitar Jak-Sel.
Jalannya sudah pelan, sedikit tertatih-tatih...
Badannya kurus, lesu dan seperti membungkuk...
Kita beradu mata, dia tersenyum... Saya hampiri...
Dia tanya... "Elo ngapain disini?"
Saya balas... "Biasa Om... Lambung... Om?"
Dia melengos jalan sambil jawab...
"Oh gue sih udah capek aja..."
Kita jalan bersama turun di escalator dia bilang...
"Elo jangan cerita yang lain ketemu gue disini yeh..."
Saya menunduk dan jawab...
"Iya Om... Tenang... Saya bilang nanti ke anak-anak kita ketemu di kawah Bromo... Ngopi-ngopi kitaa..." Dia tertawa... "Rese lo..."
Di pintu keluar tawanya hilang dan dia tatap saya dari balik kacamata bulatnya lalu berkata...
"Udeh sekarang giliran kalian semua yeh...
Gue dah lewat waktunya... Gue dah capek...
Elo-elo pade terusin yeh...
Gue sih tinggal nikmatin aje..."
Saya terdiam...
Saya rasa ada yang tulus di perkataannya...
Seperti bagaimana di kesekian ucapannya yang...
Selalu jujur walau terkesan menyindir.
Sangat tajam namun jarang memotong.
Tapi ini beda... Ini...
Permintaan... Ini...
Seperti... Pamit.

Dia tertawa lihat saya terdiam bengong hanya melihat ke arahnya saja...
Dia pegang tangan saya...
Dia dorong saya sambil berkata...
"Dah lo masuk sono...
Ntar disangkain mau kabur lagi lo..."
Saya tersadar dan tertawa, ternyata dari diatas tadi kita ketemu sampai di lobby bawah saya masih menggunakan baju pasien tanpa pakaian dalam.
Dan ketika saya kembali melihat kearah dia berdiri, dia sudah tidak lagi disana.
Saya cari kemana perginya tapi beberapa security di pintu lobby menghampiri dan mencegah saya berjalan lebih jauh lagi...
Saya diminta untuk kembali naik ke atas.

Sambil lihat kanan-kiri cari beliau...
Karena merasa ada yang kurang...
Saya belum menjawab permintaannya beliau...
Kalau tidak sekarang...
Kapan lagi bisa berjumpa.
Pikirku.

Aku sedih sekali hari itu...
Pamitnya belum kubalas.

Selamat jalan...
Innalilahi wainnailaihi rojiun...
Tino Saroengallo.

InshaAllah, kami semua bersama bisa Om... Amin.

#rip #tinosaroengallo #guru #ayah #keluarga #producer #actor #indonesia
Read more
Bismillahirrohmanirrohim, | Dear all my beloved friends & Kamtis Family | Terima kasih, terima ...
Media Removed
Bismillahirrohmanirrohim, | Dear all my beloved friends & Kamtis Family | Terima kasih, terima kasih, terima kasih support dan perhatian yang sangat luar biasa. Ini pertama kalinya dalam hidup saya dan mungkin satu satunya dalam fase hidup saya, saya mendapat banyak banyak sekali ... Bismillahirrohmanirrohim, |

Dear all my beloved friends & Kamtis Family |
Terima kasih, terima kasih, terima kasih support dan perhatian yang sangat luar biasa.
Ini pertama kalinya dalam hidup saya dan mungkin satu satunya dalam fase hidup saya, saya mendapat banyak banyak sekali support & perhatian yang tulus. |
Ijinkan saya untuk menjelaskan, |

Keputusan yang saya ambil benar benar sudah saya pikirkan dengan sangat matang, dalam kondisi yang sesadar sadarnya, sesabar sabarnya dan semaksimal mungkin meredam emosi dan ego. |

Saya mohon pengertian dan keikhlasan dari teman teman & Kamtis Family semua. |

Perlu diketahui, alasan saya mengundurkan diri dari Endank Soekamti adalah murni karena masalah internal
saya di Endank Soekamti. Tidak ada alasan lain selain itu. |
kalau bukan karena alasan di atas, tidak mungkin saya meninggalkan semua yang telah saya lakukan dengan penuh sukacita & cinta di lebih dari setengah umur hidup saya, yang dari sana saya mendapat banyak banyak sekali ilmu,pengalaman,materi,teman,sahabat & keluarga. |

sekali lagi, saya mohon pengertian dan keikhlasan dari teman teman & Kamtis Family semua.
maaf maaf maaf, beribu maaf, saya tidak bisa memenuhi keinginan & harapan teman teman & Kamtis Family semua.
saya selalu mendoakan Endank Soekamti & Kamtis Family semakin jaya bahagia sejahtera sentausa 🙏 |

beribu ribu terima kasih untuk Kamtis Family, kalian sangat sangat luar biasa, tetap Ngamtis & tetap kreatif. pesan saya, selalu pamit & minta restu orang tua kalau berSoekamtiday, hati hati di jalan, selalu patuhi peraturan lalu lintas, selalu hormati sesama, selalu menebar senyum & kebaikan, dan jangan lupa berdoa.

I Love U All

Sampai Jumpa 🙏

Terima Kasih 🙏
Read more
Loading...
“Biar aku tidur saja di rumah!” Thomas, Kenapa dulu sulit sekali mencarimu Ku dekati, kau malah ...
Media Removed
“Biar aku tidur saja di rumah!” Thomas, Kenapa dulu sulit sekali mencarimu Ku dekati, kau malah menjauh Ku cari, kau malah sembunyi Tapi kau slalu menunjukkan dirimu Bahkan kau selalu memanggil-manggil aku Tidak sedikit pengorbananku untuk menemuimu Entah kita sesungguhnya ... “Biar aku tidur saja di rumah!”
Thomas,
Kenapa dulu sulit sekali mencarimu
Ku dekati, kau malah menjauh
Ku cari, kau malah sembunyi
Tapi kau slalu menunjukkan dirimu
Bahkan kau selalu memanggil-manggil aku
Tidak sedikit pengorbananku untuk menemuimu
Entah kita sesungguhnya sudah menyatu atau belum
Tapi terimakasih kau sudah hadir berdialog dan berdiskusi

Thomas,
terimakasih atas semangatmu
terimakasih atas waktumu
sekarang aku tidak mau ganggu
silahkan kau tidur
silahkan kau berbaring
tapi jangan terlalu lelap
kau harus bangun kalau ku butuh pertolonganmu

Thomas,
terimakasih sudah menginspirasi
pendirianmu yang kuat
kemauanmu yang keras
pandanganmu yang terbuka
cintamu yang tulus
walaupun masih kekanakan

Thomas,
ketika kau sudah hadir, justru berat melepasmu
tapi aku ijinkan kau pamit
aku ijinkan kau tertidur
tertidur di bangku panjang
selamat bermimpi Thomas
kuendapkan kau di ruang-ruang memoriku
biar jadi sejarah hidupku
sampaikan salamku untuk keluargamu

CEM
yang berproses di “Nonton Capgome” Kelompok Pojok sejak April 2017 – Februari 2018
Read more
Ismail bukan Tulus, yang bilang “Teman Hidup” untuk “Seribu Tahun Lamanya” tapi akhirnya “Pamit” . . . Taken ...
Media Removed
Ismail bukan Tulus, yang bilang “Teman Hidup” untuk “Seribu Tahun Lamanya” tapi akhirnya “Pamit” . . . Taken & edited by : @fjrl_hilx Ismail bukan Tulus, yang bilang “Teman Hidup” untuk “Seribu Tahun Lamanya” tapi akhirnya “Pamit”
.
.
.
Taken & edited by : @fjrl_hilx
Loading...
 #repost @naifury : Ini bukan tentang potret keluarga cemara apalagi keluarga bahagia (ku ga sampai ...
Media Removed
#repost @naifury : Ini bukan tentang potret keluarga cemara apalagi keluarga bahagia (ku ga sampai hati ngecrop ka @ivangitapribadi ) , tapi sedikit oleh-oleh cerita dari Legok Pego - Adik kecil itu namanya Asti, bukan muridku, tapi bertemu saat home visit tentang perilaku hidup ... #repost @naifury :
Ini bukan tentang potret keluarga cemara apalagi keluarga bahagia (ku ga sampai hati ngecrop ka @ivangitapribadi 😅) , tapi sedikit oleh-oleh cerita dari Legok Pego
-
Adik kecil itu namanya Asti, bukan muridku, tapi bertemu saat home visit tentang perilaku hidup bersih dan sehat ke rumahnya, dia menghampiri dan bertanya
Teh namina saha (Teh namanya siapa) ?, Aku perlihatkan nametagku, lalu dia sambil mengeja, Oh Teh Naima
-
Sampai ke rumah ke dua dia masih ikut, melihat-lihat nametag, pin, banyak bertanya, sampai pada akhirnya terucap, "Teh Uken acis.. " pelan tapi terdengar pasti dia meminta uang, diulangi lagi, aku abaikan pura-pura tidak mendengar, sampai pamit pulang
-
Singkatnya, aku ketemu lagi sama Asti di sekolah. Karena merasa sudah kenal jadi dia mendekati dan mulai melihat-lihat barang yg aku pakai " Teh ieu naon Teh, Teh abi hoyong ieu Teh..." (Teh ini apa, aku mau ini dong Teh) " Asti teu kenging kitu, upami teu dipasihan ulah pepenta kitu ka batur ka teteh jeung aa nu sanes, ulahnya tong dibiasakeun! " (Asti gak boleh minta-minta gitu ya ke siapapun, ke kakak-kakak yg lain gak boleh gak baik, jgn dibiasain!) sedikit tegas nadanya, dia juga kelihatan agak malu saat ditegur
-
Terlepas dari fenomena " Aa jang abi a, teh jang abi teh"-nya Legok Pego dan 'kenakalan' anak-anak lainnya, mereka cuma anak-anak yg rasa ingin tahunya tinggi tapi caranya salah. Mereka anak-anak yg tulus dan peka, contoh kecilnya Asti, ada sedikit rasa haru kalau lihat foto ini, dia menggenggam tanganku dengan erat, dia yg dari sekian banyak anak saat masuk ke Pos 3 bertanya, " Teh eta pananganna ku naon? ( Teh itu tangannya kenapa) ? Saat melihat ada koyo tertempel ditanganku
-
Kak, mungkin kemarin banyak ketulusan dari adik adik di sana yg tidak kita sadari hanya karena kita terlalu fokus dg kenakalan mereka
Semoga semoga semoga ada yg mengendap dari kedatangan kakak-kakak selama 2 hari di sana, termasuk harapan untuk bisa melanjutkan sekolah yg lebih tinggi lagi, demi kehidupan yg lebih baik.
Terakhir dari Asti, " Teh Iraha kadieu deui (Teh kapan kesini lagi)? Aku diam, cuma bisa tersenyum.
Semoga Teteh bisa ketemu Asti lagi yaa.
.
#travelingandteach
Read more
Loading...